PALABUHANRATU – Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo berjanji akan berkontribusi maksimal dukung ciptakan keamanan ketertiban lalu lintas bersama Polres Sukabumi.
Hal itu diungkapkan Letkol Inf Anjar Ari Wibowo saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Zebra Lodaya 2023 di halaman mako polres jalan komplek perkantoran Jajaway, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu. Senin, (4/9).
Letkol Anjar Ari Wibowo hadir bersama Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, beserta para pejabat utama dari bberbagai instansi terkait, termasuk personel Kodim 0622, dinas perhubungan, Satpol PP, serta personel Jasaraharja Kabupaten Sukabumi.
“Kami dari TNI kodim 0622 siap berkolaborasi dengan Polri dan instansi lainnya mendukung kesuksesan operasi zebra lodaya tahun 2023 ini,” ungkap Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo.
“Terutama menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, karena ini sudaha merupakan tanggung jawab bersama, dan kami akan memberikan kontribusi maksimal untuk mencapai hal itu,” imbuhnya.
Sementara itu Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menambahkan, apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari persiapan jajaran kepolisian menghadapi operasi zebra Lodaya yang akan dilaksanakan mulai 4 September hingga 17 September 2023 mendatang.
Lanjut Maruly, pihaknya bersama seluruh unsur terkait lainnya akan berupaya keras untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Operasi zebra kali ini kami mengusung tema Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas jelang penggelaran operasi mantap Brata, ini sebagai komitmen kita untuk mencapai tujuan tersebut,” timpal Maruly.
“Apel gelar pasukan ini menjadi langkah awal komitmen kami dan kodim 0622 dalam menjaga kamseltibcarlantas, dengan operasi Zebra Lodaya 2023 berjalan sukses,” tandasnya.
Adapun sasaran dari operasi Zebra Lodaya 2023 terdapat 7 prioritas yakni, penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, pengemudi berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi atau pengendara tidak menggunakan helm SNI atau safety belt, pengemudi dalam pengaruh alkohol, pengemudi melawan arus, pengemudi melebihi kecepatan. (Ndi)






