SUKABUMI –– Keprihatinan mendalam disampaikan oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, setelah mengungkap kasus penyimpanan narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang pemuda berusia 19 tahun berinisial RFR.
Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Cicurug ini diamankan oleh jajaran Sat Narkoba dengan barang bukti sabu seberat 1,677 kilogram.
Kapolres Samian menyampaikan bahwa yang membuat kasus ini semakin memprihatinkan adalah latar belakang tersangka yang sejatinya memiliki keahlian di bidang otomotif dan lulus dari sekolah menengah kejuruan (SMK) otomotif.
Tersangka RFR semestinya memiliki peluang besar untuk bekerja dan membangun masa depan yang lebih baik. Namun, dia justru terjerumus ke dalam dunia gelap peredaran narkoba.
“Ini sangat memprihatinkan, tersangka RFR bukanlah orang yang tidak memiliki kemampuan. Ia lulusan SMK Otomotif, yang seharusnya bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi. Selasa, (17/12/2024).
“Tersangka RFR ini memilih jalan yang salah, padahal sudah berkeluarga, punya istri, dan anak. Alasan bahwa ia belum bekerja bukanlah alasan yang dapat dibenarkan, mengingat keahlian yang dimilikinya,” jelas Kapolres Samian.
Lebih lanjut, Kapolres Samian juga mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa orang tua tersangka, khususnya sang ayah, juga sedang menjalani hukuman terkait kasus narkoba.
Dari pengakuan tersangka RFR diketahui ayahnya juga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja, yang saat ini tengah menjalani hukuman penjara, hal tersebut semakin menambah keprihatinan terhadap tersangka dan keluarga.
“Ini menjadi gambaran betapa berbahayanya peredaran narkoba, bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga dan masa depan generasi penerus,” terangnya.
“Kasus ini menunjukkan pentingnya pendidikan dan pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, terutama bagi para pemuda yang memiliki potensi,” sambungnya.
Untuk itu Kapolres Samian mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih memperhatikan perkembangan anak-anak mereka dan memberikan bimbingan serta motivasi yang tepat agar mereka tidak terjerumus dalam dunia narkoba.
“Tersangka RFR kini telah diamankan dan diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang,” harapnya.






