RADARSUKABUMI.com – CIEMAS– Koordinator Pos Basarnas Sukabumi, Faber Sinaga mengatakan, penemuan sesosok mayat yang ditemukan tergeletak di pinggir Pantai Cibakung, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas ini, diduga seorang korban bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda.
“Sejak liburan panjang di tahun baru 2019, kami belum mendapatkan laporan soal warga mupun pengunjung yang telah dikabarkan menghilang saat bermain di sepanjang Pantai Selatan Sukabumi. Untuk itu, saya menduga penemuan sesosok mayat yang belum diketahui identitiasnya ini, disinyalir korban tsunami di Selat Sunda,” jelasnya.
Kuat dugaan bahwa korban yang ditemukan dengan kondisi tubuh tinggal tulang belulang ini, merupakan korban bencana tsunami di perairan Selat Sunda, Sebab, saat pihak kepolisian dan petugas medis melakukan pemeriksaan di tubuh korban tidak ditemukan adanya luka kekerasan.
“Selama ini, kami rutin menggelar patroli di wilayah perairan Selatan Sukabumi. Ya, hasilnya kami belum menerima laporan mengenai orang tenggelam di wilayah Sukabumi. Makanya, kita menduga mayat ini merupakan korban bencana tsunami di Banten. Terlebih lagi, jika melihat kondisi tubuhnya saat ditemukan jasad korban sudah membusuk dan nyaris tinggal tulang belulang saja,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ciemas, Kompol A. Nurawan mengatakan, bahwa mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 160 Cm ini, hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Jasad korban sudah di kebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cingaleng, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas pada Pukul 15.10 WIB Minggu (6/1) lalu. Hal ini, kami lakukan berdasarkan musyawarah pihak Muspihak Kecamatan Ciemas,” jelas Kapolsek Ciemas, Kompol A. Nurawan






