Awas Cluster Baru di Kerumunan BPUM

  • Whatsapp
Sejumlah warga saat berkerumun di salah satu bank penyaluran BPUM, terlihat Protokol kesehatan tidak diindahkan.

CIBADAK — Disejumlah tempat penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro, sesak dipenuhi masyarakat yang mengakses bantuan pemerintah melalui bank penyalur yang ditunjuk.

Bahkan berdasarkan pengamatan radar sukabumi, krumuman hampir merata terjadi disejumlah cabang Bank yang ada di Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Satuan tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi menyoroti dengan akan segera menindaklanjutinya dengan melakukan memanggil pihak penyalur. Protokol kesehatan, seperti jaga jarak kerap terabaikan sehingga dikhawatirkan dapat menjadi klaster baru Covid-19.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan kabupaten Sukabumi selaku Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, dr. Rika Mutiara S, MHKes mengungkapkan, pihaknya segera berkoordinasi dengna pihak penyalur BPUM terkait beberapa protokol kesehatan yang terabaikan. Karena memang, jika dibiarkan dikhawatirkan dapat menjadi klaster baru Covid-19.

“Ya, kami akan segera bersurat dan berkoordinasi dengan pihak penyalur, karena memang kami pun mengkhawatirkan kerumunan berlebihan itu dapat menjadi klaster baru Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (19/10/2020).

Selain itu, Satpol PP Kabupaten Sukabumi juga bakal mendatangi kerumunan-kerumunan berlebihan tersebut untuk memberikan peringatan serta himbauan kepada masyarakat yang berkerumun tersebut.

“Pak Pjs Bupati sudah memerintahkan, baik itu kepada SKPD terkait dan Satpol PP untuk melakukan tindakan dilapangan, khususnya bagi kerumuanan yang berlebihan saat penyaluran BPUM,” pungkasnya. (upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *