KABUPATEN SUKABUMI

Ambulans Desa Loji Sukabumi Hilang Digondol Maling

×

Ambulans Desa Loji Sukabumi Hilang Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
Ambulans Desa di Loji Simpenan Sukabumi Hilang

SIMPENAN – Heboh ambulans Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, hilang diduga digondol maling pada Jumat (1/11) dini hari.

Kendaraan yang setiap harinya siaga untuk membantu keadaan darurat masyarakat itu diduga dicuri dari halaman rumah sang sopir di Kampung Bojongkopo, RT 01, RW 12.

Bank bjb Tandamata

Ambulans berpelat merah dengan nomor polisi F 9920 Q tersebut, yang selama ini menjadi harapan warga dalam situasi darurat, kini tidak lagi tampak di halaman kantor desa Loji.

Sekretaris Desa Loji, Encep Sunandi, dalam keterangan yang diterima Radar Sukabumi mengatakan kronologis kejadian berawal saat kendaraan untuk mobilsasi bantuan darurat bagi masyarakat ini terparkir di depan halaman sopir yang biasa mengemudikan kendaraan tersebut.

Saat ini, kata Encep dengan hilangnya kendaraan ambulans ini menambah keresahan warga, Ia menduga hilangnya ambulans pertama kali diketahui sekitar pukul 02.50 WIB, saat suasana kampung masih senyap.

“Menurut sopir, ambulans diparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci. Namun, ketika dicek kembali, kendaraan itu sudah raib,” ungkap Encep.

Encep menegaskan bahwa dengam adanya kejadian ini menjadi pukulan berat bagi pemdes Loji, karena pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan terganggu, menurutnya ketiadaan ambulans menghambat upaya evakuasi atau transportasi warga yang memerlukan bantuan medis.

“Ambulans desa sangat vital bagi kami. Dengan hilangnya kendaraan ini, pelayanan kesehatan masyarakat otomatis terganggu,” jelasnya.

Masih kata Encep, pihak desa telah berusaha bergerak cepat, melakukan upaya pencarian dengan menyebarluaskan informasi kepada warga melalui pengumuman dan lainnya. Bahkan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Simpenan, yang kemudian meneruskan kasusnya ke Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Encep juga meminta kerja sama semua pihak, agar siapapun yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan ambulans ini segera melapor kepada pihak berwenang.
“Kami sangat berharap kendaraan ini segera ditemukan. Ambulans desa adalah aset penting untuk membantu masyarakat dalam keadaan darurat,” ujar Encep penuh harap. (Ndi)