TASIKMALAYA – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cecep Zaenal Kholis mengatakan tenaga kesehatan yang ada di Kota Tasikmalaya belum sesuai dengan kebutuhan. Kekurangan tenaga medis ini menjadi perhatian pemerintah.
“Tenaga medis secara jumlah sudah cukup, cuma jenisnya yang belum,” kata Cecep kepada wartawan, Senin (30/4).
Secara parsial, kata Cecep, data tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya mencapai 1.010 orang, sementara tenaga medis di lingkungan dinas dan Puskesmas mencapai 660 orang.
Dia merinci beberapa jenis tenaga kesehatan yang masih dibutuhkan, di antaranya petugas promosi kesehatan Puskesmas, dokter sub spesialis di rumah sakit tipe B, serta apoteker.
Kekurangan tenaga medis ini membuat pekerja kewalahan lantaran harus mengerjakan tugas ganda yang belum terisi. “Satu dokter, kan, dipakai semua rumah sakit. Itu harus bisa dipenuhi supaya dokter-dokter bisa melayani pada jam jadwalnya,” katanya.
Untuk menangani kekurangan jenis tenaga medis tersebut, Dinkes menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi kesehatan agar membuka jurusan yang diperlukan.




