“Kita sudah susun instrumen assement itu, sudah fix ya. Kita gunakan untuk memverifikasi secara faktual. Dua hari ini (Kamis dan Jumat) untuk sekolah-sekolah tahap 1, 50 sekolah sudah diverifikasi faktual, apakah mereka betul-betul siap atau belum,” paparnya.
Persiapan yang cukup ketat itu membuat rencana uji coba PTM kembali molor. Furqon memperkirakan, agenda uji coba tampaknya baru bisa terealisasi awal Oktober mendatang.
Mereka telah mengambil ancang-ancang untuk itu, dengan memulai kepada 50 sekolah tahap 1. Setelah berlangsung tiga tahap, baru mulai disusul untuk tingkat SD.
“Secara umum mereka semua (sekolah) sudah siap. Namun, kita (melihat indikatornya) cuma siap atau sangat siap. Kita dulukan yang sangat siap saja. Makanya bertahap itu. Karena pada waktunya nanti mereka akan siap semua,” tandasnya. (mam/c)
Editor : Yosep






