Oleh karena itu dalam rapat-rapat dengan mitra Dinas Komisi II dalam pembahasan anggaran RAPBD Perubahan 2022 pihaknya mendorong agar Pemprov Jabar hadir, peduli dengan kesulitan masyarakat Jawa Barat. Hal itu Sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat Jawa Barat.
Untuk itu dirinya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengalokasikan anggaran yang cukup memadai untuk menekan Inflasi daerah paska kenaikan BBM Bersubsidi oleh pemerintah pusat.
Bahkan dirinya yang membidangi bidang ekonomi ini mendorong beberapa alternatif kebijakan kepada pemerintah provinsi Jawa barat, diantaranya pertama menyelenggarakan operasi pasar murah untuk beberapa komoditas dan bahan-bahan pokok, kedua Memberikan subsidi BBM kepada nelayan dan angkutan umum. Ketiga segera memberikan bantuan pupuk dan bibit kepada para petani, keempat memberikan bantuan sosial kepada warga miskin dan terkahir memberikan bantuan kepada para UMKM.(adv)






