Karena itu, Ermansyah membantah dengan tegas bahwa kedatangan Danrem untuk menakut-nakuti masyarakat. Sebab dia hanya memberikan pesan agar Bahar Bin Smith memberikan ceramah tanpa menyinggung pihak lain. “Jadi tidak ada untuk menakut nakuti masyarakat seperti yang diviralkan. Bagaimana pun juga ketertiban dan kondusifitas wilayah adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar mengatakan kedatangan Danrem 061/Suryakencana Brigjen Achmad Fauzi pondok pesantren milik Bahar Bin Smith telah menimbulkan ketakutan bagi warga sekitar. Menurut Aziz, TNI mengintimidasi Bahar Bin Smith agar memenuhi panggilan Polda Jawa Barat pada Senin (3/1) mendatang. (*)






