Viral Jembatan ‘Siluman’, Bupati Cianjur Sebut Tidak Ada Kekeliruan

  • Whatsapp
jembatan di Desa Cibokor Kecamatan Cibeber
Sebuah jembatan di Desa Cibokor Kecamatan Cibeber

CIANJUR – Setelah sebelumnya sempat ramai diperbincangkan, jembatan ‘siluman’ atau Jembatan Leuwi Dahu di Kampung Cibitung Muara Desa Cibokor Kecamatan Cibeber, ditegaskan oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman tidak ada kekeliruan pada pembangunannya.

Ditinggikannya jembatan tersebut sengaja dilakukan agar menghindari adanya terjangan dan luapan air dari Sungai Cikored, terlebih saat musim hujan.

Bacaan Lainnya

“Kita pastikan jembatan tersebut bisa segera digunakan. Bukan tidak ada akses jalan, tapi memang lokasinya (Jembatan) dipindahkan dari posisi awal untuk menghindari terjangan air saat Sungai Cikored meluap,” ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Lanjut Herman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur telah menggangarkan pembangunan akses jalan menuju jembatan Leuwi Dahu. Walaupun, jalan tersebut sebenarnya merupakan kewenangan desa.

“PUPR sudah diminta untuk dianggarkan, kalau bisa di akhir tahun sudah selesai. Kita kolaborasi juga dengan desa, pemerintah desa ada anggaran berapa nanti selebihnya oleh PUPR. Bukan hanya jalan, tapi TPT-nya, supaya jalan dan jembatan tak cepat rusak oleh luapan air sungai,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihardiar, menyebut pihaknya sudah menerjunkan tim ke lapangan untuk menghitung biaya pembangunan akses jalan di kedua sisi jembatan.

“Tim sudah ke lapangan untuk menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membangun akses jalan di kedua sisi jembatan yang viral kemarin,” ungkapnya.

Menurutnya, jika anggaran yang dibutuhkan tidak besar, maka pembangunan akses jalan akan dilakukan di tahun ini dan dimasukan ke anggaran perubahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *