CIANJUR

Pasal Berlapis, Bupati Nonaktif Cianjur Jalani Sidang Perdana

×

Pasal Berlapis, Bupati Nonaktif Cianjur Jalani Sidang Perdana

Sebarkan artikel ini
Sidang Perdana Bupati Nonaktif Cianjur Irvan Rivano Muchtar.

Di pencairan DAK Tahap II, target pemotongan dari seluruh sekolah penerima DAK sebesar Rp2.738.000.000,00. Sedangkan di pencairan DAK Tahap III, Target pemotongan dari seluruh sekolah penerima DAK sebesar Rp1.825.000.000,00. Sehingga total yang direncanakan akan menjadi lumbung rupiah itu menjadi Rp6.943.860.000.

Perlu diketahui, DAK Fisik adalah dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Bank bjb Tandamata

Sedangkan DAK Fisik Bidang Pendidikan TA 2018 adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan/atau prasarana bidang pendidikan yang merupakan urusan daerah.

Outputnya para kepala sekolah calon penerima DAK Fisik Bidang Pendidikan TA 2018 terpaksa menyatakan kesanggupan untuk menyerahkan uang, baik sebagai DP maupun yang bersumber dari penerimaan DAK Fisik TA 2018.

Semua berjalan mulus. Pada DAK tahap I sekitar Mei 2018 sebesar 25 persen atau sebesar Rp11.517.000.000 disedot melalui masing-masing rekening sekolah penerima. Setelah itu, masing-masing kepala sekolah penerima DAK TA 2018 memotong dana tersebut dan memberikan upeti sebesar Rp1.495.975.000.

Setelah seluruh uang hasil pemotongan DAK tahap I terkumpul, maka siasat untuk bagi-bagi pun dilakukan. Tokoh sentral Cecep Sobandi memandang nominal rupiah sebesar Rp579.000.000.

Ternyata, uang fantastis itu diberikan Irvan melalui Tubagus sebesar Rp391.000.000 yang diserahkan di halaman pendopo rumah dinas Bupati Cianjur. Cecep mendapat bagian pribadi sebesar Rp188.000.000.