BEKASI

Aksi Bullying di Bekasi, Siswa SDN 09 Jatimulya Kakinya Harus Diamputasi, Sudah Lama Jadi Sasaran Perundungan Kawan-kawanya

×

Aksi Bullying di Bekasi, Siswa SDN 09 Jatimulya Kakinya Harus Diamputasi, Sudah Lama Jadi Sasaran Perundungan Kawan-kawanya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Bullying
Ilustrasi Bullying

“Saya sangat kecewa dengan kondisi anak saya yang sedang sakit dan harus terus menjalani pengobatan tapi dianggap bukan sesuatu yang buruk,” jelasnya.

“Aksi bullying yang dilakukan teman-temannya di kelas juga dianggap hanya sebuah bercandaan,” jelas Diana.

Bank bjb Tandamata

Karena aksi bullying yang didapatkan anaknya tersebut, Diana menjelaskan sang anak harus menjalani amputasi pada bagian kakinya.

Dokter di RS Dharmais memutuskan melakukan tindakan operasi amputasi karena kondisi kaki Fatir yang dalam observasi terakhir didiagnosis kanker tulang. Hasil pemeriksaan sebelumnya di RS Hermina, diagnosis berupa infeksi bagian dalam.

Upaya mencari second opinion sebelum dilakukan tindakan operasi ke sejumlah RS lain seperti RS Pondok Indah dan RS Cipto Mangunkusumo juga telah dilakukan.

Lantaran kondisi kaki Fatir yang terus memburuk tindakan amputasi harus dilakukan dan dirujuk ke RS Dharmais.

“Dokter mendiagnosisnya mengalami kanker tulang dan harus dilakukan tindakan amputasi pada bagian kaki kirinya,” tutur dia.

Aksi bullying yang didapatkan oleh korban, kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Metro Bekasi dengan nomer Laporan Kepolisian LP/B/1045/IV/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/ Polda Metro Jaya, pada 17 April 2023.

“Laporan ini karena saya tidak mendapatkan keadilan dan jalan keluar dari pihak sekolah maupun keluarga pelaku atas aksi bullying dan dampaknya yang sedang dialami anak saya,” tutup Diana. (Pojok Satu)