FeaturedNASIONAL

Menengok Pengrajin Songkok Buatan Warga Desa Siyar

×

Menengok Pengrajin Songkok Buatan Warga Desa Siyar

Sebarkan artikel ini

Setiap pelaku usaha, tidak bekerja seorang diri. Karena biasanya mereka dibantu karyawan untuk mendukung produksi agar memenuhi pesanan. Hal ini jelas mendorong penyerapan tenaga kerja. Sehingga, meminimalisir pengangguran di wilayah setempat. “Dari situ, ekonomi warga bergerak. Tak kalah pentingnya, bisa menyerap tenaga kerja. Sehingga, mengurangi pengangguran,” ungkapnya.

Abdullah menambahkan, produksi songkok warga Desa Siyar, Kecamatan Rembang, tidak hanya diminati pasar Kabupaten Pasuruan. Sejumlah daerah juga kerap mengorder songkok-songkok dari perajin.
Seperti Surabaya, Solo, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Bahkan, peminatnya pun berasal dari luar negeri. Salah satunya, Arab Saudi. “Ada buyer lokal yang kerap memesan untuk pasar ekspor. Salah satunya, untuk dikirim ke Arab Saudi,” sambungnya. (br/one/mie/mie/JPR)