Jelang Ramadan, Harga Cabe Turun

RADAR SUKABUMI – Memasuki H-3 bulan Ramadan, jenis komoditi cabe di sejumlah pasar tradisional di Kota Sukabumi mengalamai penurunan harga. berdasarkan hasil monitoring bahan pokok penting (bapokting) yang dilakukan oleh pihaknya, penurunan harga terjadi pada cabai keriting merah Tdari Rp.24.000 menjadi Rp.20.000 per kilo gram, cabe keriting hijau turun dari Rp.18.000 menjadi Rp.12.000 per kilo gram, kemudian cabe rawit hijau turun dari Rp.24.000 menjadi Rp.22.000 per kilo gram.

“Hampir semua jenis cabe mengalami penurunan harga,” ujar Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (Diskoperindagin) Kita Sukabumi, Heri Sihombing kepada Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Selain pada komoditi cabe, kata Heri, penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditi lain, seperti daging ayam dari semula Rp.30.000 menjadi Rp.28.000 per kilo gram, telor ayam turun dari Rp.25.000 jadi Rp.24.000 per kilo gram, bawang merah turun dari Rp.44.000 menjadi Rp.40.000 per kilo gram, kemudian bawang putih turun dari Rp.38.000 menjadi Rp.36.000 per kilo gram.

“Untuk komoditas lainnya seperti beras, minyak goreng, telur ayam, terigu dan sejumlah komoditas lainnya terpantau stabil. Ketersediaannya masih mencukupi,” terangnya.

Penurunan harga tersebut kata Heri terjadi akibat jumlah pasokan yang melimpah tidak berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang berkurang akibat dampak dari Covid -19.

Untuk itu, Diskop UMKM Dagrin akan terus melakukan pemantauan harga. Terutama terhadap komoditas yang dianggap rawan alami kenaikan.

Salah satu upanya yang dilakukan Diskoperindagin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting adalah melakukan koordinasi dgn para pelaku usaha menyangkut ketersediaan dan stabilitas harga di daerah.

”Bentuk pengawasan terus kita lakukan dengan rutinnya ke lapangan setiap hari,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *