EKONOMI

Hadiah Mobil Undian Simpedes Bukan Hoax

×

Hadiah Mobil Undian Simpedes Bukan Hoax

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Melihat berbagai hadiah yang ditawarkan dalam sebuah program, terkadang bikin menggemaskan. Demi mendapatkan satu produk impian, satu orang tentu harus bersaing dengan ribuan hingga jutaan orang bahkan lebih yang punya minat serupa.

Di sisi lain tidak sedikit dari mereka yang hanya bisa gigit jari gara-gara tidak mendapatkan hadiah yang diidam-idamkannya. Namun, sebagian lagi malah mujur lantaran berhasil memboyong barang impian dengan cuma-cuma atau gratis.

Di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sukabumi, hadiah elektronik hingga hadiah bergengsi seperti mobil itu bukan hoax (Bohong,red) tetapi benar-benar kenyataan.

Banyak nasabah Tabungan Simpedes yang beruntung, telah membuktikannya.

Salah satunya nasabah BRI Unit Sagaranten Sukabumi atas nama Lulu Rena yang baru saja Rabu kemarin (12/12) menerima hadiah grandprize satu unit mobil Suzuki New Ertiga dari Panen Hadiah Simpedes (PHS) Semester I/2018 (Periode 1 Maret – 31 Agustus 2018,red).

Hadiah mobil senilai ratusan juta tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Sukabumi Windriyo Aribowo kepada Lulu Rena disaksikan Asisten Manajer Bisnis Mikro (AMBM) BRI Cabang Sukabumi Iwan Wardiawan dan jajaran di halaman BRI Cabang Sukabumi.

Pengundian PHS sendiri sebelumnya telah dilaksanakan di Hotel Anugrah Kota Sukabumi pada Rabu (10/10).

Saat dikonfirmasi Radar Sukabumi usai menerima hadiah mobil, Lulu mengaku mendapat kabar kemenangan tersebut dari tetangganya di Sagaranten. Ia pun sempat mengira hadiah tersebut adalah hoax/hanya tipuan belaka.

“Maklum kan zaman sekarang banyak berita hoax ya, jadi waktu itu saya bilang ah itumah tipuan.

Tapi, setelah menghubungi langsung pihak BRI Unit Sagaranten Sukabumi Bapak Uga Suherman selaku kepala unitnya, ternyata memang benar adanya saya menang mobil,” ucap Lulu.

Raut wajah senang dari perempuan 23 tahun yang kini tinggal di Rancamaya, Bogor tersebut tidak bisa ditutupi. Lulu yang diantar suaminya yang bernama Soni Mulyadi (50) dan putra pertamanya ke BRI itu mengaku senang mendapatkan hadiah mobil, gratis dari BRI Cabang Sukabumi.

“Alhamdulillah senang dapat mobil, padahal lima tahun lalu sejak tinggal di Sagaranten dan memutuskan untuk menabung di BRI itu bukan karena hadiah malah saya tidak tahu ada hadiahnya, tapi saya nabung murni untuk menyimpan dana di BRI yang layanannya bagus, aman dan banyak diminati masyarakat, sampai sekarang juga meski tinggal di Bogor tetap masih menabung di BRI,” ujarnya.

Perempuan yang tengah mengandung anak ketiga itu menceritakan, jika beberapa bulan sebelum terpilih menjadi pemenang undian PHS dirinya menonton salah satu sinetron ternama “Tukang Bubur Naik Haji” yang mana alur ceritanya mendapatkan hadiah mobil.

“Tidak ada mimpi aneh-aneh y, tapi waktu nonton sinetron itu saya sempat berceloteh andaikan kita menang mobil, senang rasanya. Eh ternyata kejadian saya menang mobil,”terang Lulu yang mengaku akan menjual mobil anyarnya tersebut untuk kemudian dananya ditabungkan lagi ke Simpedes BRI.

Sementara itu, Pinca BRI Sukabumi Windriyo Aribowo bersyukur dapat berbagi kebahagiaan dengan nasabah setianya.

Menurut pria ramah ini, undian berhadiah tersebut merupakan wujud apresiasi BRI kepada masyarakat yang konsisten bermitra dengan bank plat merah tersebut.

“Ini bentuk apresiasi kepada nasabah yang loyal dengan BRI, semoga hadiahnya bisa bermanfaat dan pemenang semakin meningkatkan jumlah saldo tabungannya.

Karena tidak hanya undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) saja, kami juga memiliki Simpedes Hadiah Langsung (SHL) yang hadiahnya langsung diserahkan pada saat membuka tabungan,” ujar Windriyo Aribowo.

Untuk mendapatkan nonor undian PHS, caranya sangat gampang. Hanya dengan saldo minimal Rp 100 ribu, nasabah sudah berhak mendapatkan satu poin undian.

“Jadi setiap kelipatan Rp 100 ribu itu satu poin, begitu seterusnya. PHS ini diundi dua kali dalam setahun, mudahkan,” terangnya.

Meski begitu ia tetap meminta semua nasabah BRI untuk tetap waspada, akan penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BRI.

“Kalau nasabah dihubungi langsung oleh pegawai BRI karena mendapat hadiah, nasabah harus segera mengeceknya dengan mendatangi langsung kantor BRI terdekat, pegawai kami akan melayani nasabah.

Kami jamin di BRI tidak dipungut biaya, nasabah mendapatkan hadiah dengan cuma-cuma,” ulasnya.

Ditegaskan Windriyo, prospek kinerja keuangan BRI Sukabumi hingga akhir tahun ini relatif bagus.

Bisa dilihat dari realisasi penyaluran kredit maupun simpanan khususnya mikro terus tumbuh positif.

“Iya memang benar, permintaan kredit dari debitur kelompok UMKM cukup bagus begitu pula dengan permintaan kredit dari debitur segmen korporasi.

Saya kira, pertumbuhan kredit BRI khususnya Cabang Sukabumi tahun ini bisa mencapai target,” tuturnya.

Meski tidak menyebut angka, namun dirinya menyebut, penyaluran kredit cenderung sehat, apalagi BRI memiliki segmen UMKM yang jauh lebih secure atau lebih patuh melakukan pembayaran.

Selain terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah, hingga tutup tahun 2018, bank plat merah ini menargetkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 20 miliar.

Yang cukup menarik, lanjutnya, peningkatan kredit tidak membengkakkan non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah. NPL masih terkendali di angka 2 persen.

“Kami sangat optimis mampu mengejar target Rp 20 miliar itu dari Simpedes, karena alhamdulillah sampai saat ini saja Rp 16 miliar sudah masuk jadi tinggal Rp 6 miliar lagi sisanya. Yakin bisa capai target hingga akhir 2018,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta seluruh pegawainya baik kepala unit, supervisor dan jajaran untuk terus monitoring secara ketat dan mereport perkembangan setiap harinya.

“Semua lini harus care pada angka setiap hari, jika ada marketing yang masih nol maka dipanggil untuk dibina. Kalau mereka mencapai target tentu kami pun memberi reward langsung berupa tukin.

Semua pasti bisa, saya ingin semua mendapatkan tukin dan reward lainnya,” ujarnya yang menyebut tahun ini ada lima unit calon SIPK.

Disinggung soal ulang tahun BRI ke-123, pihaknya telah melakukan berbagai perlombaan menarik yang melibatkan pegawai dan masyarakat.

“Tahun ini kita namakan sport artkuler, ada olahraganya juga ada seninya. Di ulang tahun ke 123 ini kami menggelontorkan tema Bring The Future Here, di mana BRI siap menuju era digital salah satunya memiliki satelit BRISat, jadi semua layanan terkoneksi dengan baik dengan internet 10 MB,” pungkasnya.

(sri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *