SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan edukasi literasi dan mitigasi bencana massal di Ruang Audio Visual Kantor Diarpus Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cisaat pada Kamis (2/7).
Kegiatan kolaboratif ini menyasar ratusan anak-anak dan orang tua guna membangun kesiapsiagaan bencana sejak dini di tingkat keluarga.
Edukasi tersebut dibagi menjadi dua sesi terpisah. Sesi pertama diikuti oleh 172 anak dengan fokus pada simulasi kebencanaan yang interaktif dan metode read aloud.
Sementara sesi kedua dihadiri oleh 60 orang tua yang berfokus pada materi mitigasi serta sosialisasi program pendukung dari Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Kabupaten Sukabumi dan Diarpus.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi saat ini dijabat oleh Eki Radiana Rizki melalui Manajer Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa pelibatan anak-anak dan orang tua merupakan langkah krusial dalam meminimalkan risiko dampak bencana di wilayah Sukabumi.
“Anak-anak dan orang tua merupakan kelompok yang harus memiliki pemahaman dasar yang kuat tentang mitigasi. Melalui literasi dan simulasi langsung, kami ingin menanamkan sikap siap, sigap, dan selamat, sehingga mereka tahu persis apa yang harus dilakukan jika terjadi situasi darurat,” ujar Daeng kepada Radar Sukabumi pada Minggu (05/07).
Dalam sesi anak, tim BPBD memberikan pengenalan jenis bencana dan simulasi penyelamatan diri yang dikemas secara menyenangkan melalui gim dan ice breaking.
Di sisi lain, para orang tua dibekali kesiapan mental dan manajemen logistik keluarga saat menghadapi ancaman bencana di lingkungan sekitar.
“Melalui sinergi lintas instansi dan relawan ini, kami berharap program literasi kebencanaan dapat terus diperluas demi mewujudkan ketangguhan daerah yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga,” pungkasnya. (Den)







