EKONOMI

Inilah Kisah Perempuan Hebat Pemilik Sari Roti yang Sempat Jualan Hamburger

×

Inilah Kisah Perempuan Hebat Pemilik Sari Roti yang Sempat Jualan Hamburger

Sebarkan artikel ini
Wendy Sui Cheng Yap
Wendy Sui Cheng Yap Pendiri Perusahaan Sari Roti/Forbes

SUKABUMI – Siapa yang tidak kenal dengan Sari Roti? Merek roti legendaris dengan jargon iklannya yang sangat melekat di telinga masyarakat Indonesia ini, merupakan penguasa pasar roti massal di tanah air. Di balik kesuksesan besar PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selaku produsen Sari Roti, terdapat peran sentral seorang perempuan hebat dan tangguh bernama Wendy Sui Cheng Yap.

Namun, sebelum berhasil membawa emiten berkode ROTI ini merajai pasar, Wendy memiliki perjalanan karier yang panjang dan menarik, termasuk sempat berjualan hamburger di masa mudanya.

Wendy Sui Cheng Yap lahir dari keluarga pengusaha terpandang. Ia merupakan putri tertua dari Piet Yap, seorang taipan legendaris yang merupakan salah satu pendiri raksasa tepung terigu Indonesia, PT Bogasari Flour Mills. Lahir dari keluarga yang mapan tidak membuat Wendy bermanja-manja.

Sejak muda, sang ayah menanamkan nilai-nilai kerja keras dan kemandirian yang kuat kepada anak-anaknya. Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya di Amerika Serikat, tepatnya di University of Melbourne jurusan Perdagangan, Wendy tidak langsung duduk manis di kursi kepemimpinan perusahaan sang ayah.

Ia justru memilih untuk mengasah insting bisnisnya sendiri dari bawah, dengan terjun ke dunia waralaba makanan cepat saji. Insting bisnis Wendy Yap mulai teruji ketika ia berhasil membawa salah satu waralaba hamburger terbesar asal Amerika Serikat, Wendy’s, masuk ke pasar Indonesia.

Pada era 1980-an hingga 1990-an, di bawah bendera PT Inti Resorindo, Wendy bertindak sebagai pemegang lisensi resmi dan pengelola restoran cepat saji tersebut di tanah air. Melalui bisnis hamburger inilah Wendy belajar banyak mengenai manajemen rantai pasok, standar kualitas makanan yang ketat, serta bagaimana cara membaca selera pasar masyarakat Indonesia terhadap produk kuliner modern.

Pengalaman berharga saat mengelola bisnis hamburger ini menjadi pondasi kuat yang nantinya ia terapkan untuk membangun Sari Roti. Ide mendirikan Sari Roti muncul dari kejelian Wendy Yap, dan sang ayah melihat peluang pasar pada pertengahan tahun 1990-an.

Saat itu, mereka menyadari bahwa meskipun tepung terigu melimpah, belum ada produsen yang mampu memproduksi roti kemasan massal dengan standar kualitas Jepang yang higienis, lembut, dan tahan lama di Indonesia.

Pada tahun 1995, Wendy mendirikan PT Nippon Indosari Corpindo bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Shikishima Baking Co. Pabrik pertama mereka resmi beroperasi di Blok W, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang.

Misi utama Wendy saat itu terbilang ambisius, yaitu mengubah kebiasaan sarapan masyarakat Indonesia yang awalnya didominasi nasi atau bubur, agar melirik roti sebagai alternatif praktis yang sehat. (pus)