KABUPATEN SUKABUMI

Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Luncurkan Z-ALERT, Cegah Zoonosis lewat One Health

×

Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Luncurkan Z-ALERT, Cegah Zoonosis lewat One Health

Sebarkan artikel ini
Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Luncurkan Z-ALERT
Kadisnak Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Drh. Asep Kurnadi saat memberikan arahan pada Bimtek

SUKABUMI – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Pengendalian Penyakit Zoonosis Berbasis One Health di Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Nyalindung.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit yang menular dari hewan ke manusia, terutama Rabies dan Avian Influenza (Flu Burung).

Kegiatan ini sekaligus menjadi panggung implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang mengusung inovasi berupa Z-ALERT (Zoonosis Alert Response and Early Reporting System).

Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Luncurkan Z-ALER
Kadisnak Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Drh. Asep Kurnadi saat memberikan arahan pada Bimtek

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Drh. Asep Kurnadi kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa tingginya interaksi antara manusia, hewan, dan lingkungan menuntut adanya sistem pengendalian yang adaptif dan terintegrasi.

“Penyakit zoonosis tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara kesehatan manusia, hewan, pemerintah, hingga masyarakat. Melalui One Health dan Z-ALERT, kita bangun sistem deteksi dini untuk mempercepat pelaporan dan penanganan kasus,” ujar Drh. Asep kepada Radar Sukabumi pada Minggu (05/07).

Bimtek ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, desa, petugas kesehatan, penyuluh, hingga peternak.

Selain menerima materi biosekuriti dan mekanisme pelaporan, para peserta juga langsung melakukan simulasi alur pelaporan kasus menggunakan sistem Z-ALERT.

Kecamatan Jampangtengah dan Nyalindung dipilih sebagai wilayah percontohan (pilot project). “Ke depan, model penguatan kapasitas daerah ini akan direplikasi ke seluruh wilayah di Kabupaten Sukabumi demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan tangguh terhadap ancaman zoonosis,” pungkasnya. (Den)