PENDIDIKAN

Gelar Karya SMPN 2 Gegerbitung, Camat: Jangan Ada Anak Putus Sekolah

×

Gelar Karya SMPN 2 Gegerbitung, Camat: Jangan Ada Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepala SMPN 2 Gegerbitung
Camat Gegerbitung Sri Yulianti dan Kepala serta guru SMPN 2 Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi usai melaksanakan kegiatan Karya

SUKABUMI – Suasana semarak mewarnai kegiatan Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Gegerbitung Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan sekolah, Kamis (2/7/2026). Tidak hanya menjadi momen perpisahan bagi 81 siswa yang lulus, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat.

Berbagai penampilan seni hasil karya siswa menghiasi acara, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan kreativitas lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga sekitar turut memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan para siswa yang menjadi kebanggaan sekolah.

bank BJB

Kepala SMPN 2 Gegerbitung, Herawati Suryanegara, mengatakan kegiatan gelar karya sengaja dikemas dengan melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan.

“Ini bukan sekadar acara pelepasan, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, bakat, dan karakter yang telah dibangun selama belajar di sekolah. Kami ingin masyarakat juga menjadi bagian dari keberhasilan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Herawati mengungkapkan, tahun ini SMPN 2 Gegerbitung meluluskan sebanyak 81 siswa. Selain memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi, sekolah juga bersyukur karena sebagian besar lulusan berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri yang berada di Kota Sukabumi.

“Hampir 75 persen lulusan diterima di SMA maupun SMK Negeri. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus motivasi agar kualitas pendidikan terus ditingkatkan,” katanya.

Acara tersebut dihadiri Camat Gegerbitung Sri Yulianti, unsur Forkopimcam, Ketua PGRI Kecamatan Gegerbitung, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Yogi Mei Arizona, anggota Koramil, Komite Sekolah, para orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Gegerbitung Sri Yulianti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah.

“Kita harus memastikan seluruh anak melanjutkan pendidikan. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan mencegah terjadinya perundungan (bullying). Para pelajar diharapkan saling menghargai, menggunakan waktu untuk kegiatan positif, serta menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti tawuran.

Selain itu, Sri Yulianti mengimbau para siswi agar berpenampilan sederhana dan tidak menggunakan riasan berlebihan saat ke sekolah. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan agar tetap kondusif.

Sementara itu, Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Gegerbitung Aiptu Yogi Mei Arizona mengingatkan para orang tua agar terus mendukung anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia juga berpesan kepada para pelajar untuk menjauhi rokok, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Tawuran bukan hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat membuat pelajar berhadapan dengan hukum. Karena itu, gunakan masa muda untuk belajar, berkarya, dan meraih cita-cita,” tegasnya.

Melalui kegiatan gelar karya tersebut, SMPN 2 Gegerbitung berharap para lulusan tidak hanya membawa bekal akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, serta semangat untuk terus melanjutkan pendidikan dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.(wdy)