Health & Fitness

Gadget Tingkatkan Resiko Disfungsi Otak, Dokter: Picu Resiko Dibanding Diabetes atau Hipertensi

×

Gadget Tingkatkan Resiko Disfungsi Otak, Dokter: Picu Resiko Dibanding Diabetes atau Hipertensi

Sebarkan artikel ini
Dokter Spesialis Neurologi mengungkapkan bahwa gadget tingkatkan resiko disfungsi otak salah satunya alzheimer bagi genarasi muda.-freepik-
Dokter Spesialis Neurologi mengungkapkan bahwa gadget tingkatkan resiko disfungsi otak salah satunya alzheimer bagi genarasi muda.-freepik-

Gangguan pendengaran ini, kata Yuda, bahkan berisiko lebih besar dibanding diabetes atau hipertensi. “Gangguan pendengaran itu, mungkin yang harus diaware, itu faktor risiko yang bahkan dari data itu lebih besar dari diabetes dan hipertensi. Awareness harus ditingkatkan,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Begitu pula dengan gangguan penglihatan yang salah satunya diakibatkan oleh paparan layar gadget. “Jadi kalau saya bicara tentang penglihatan, pendengaran, kayaknya masuk di era gadget sekarang di mana paparan dari gadget itu banyak di mata, kemudian dari suara juga problem,” tambahnya.

Selain itu, pola hidup anak muda zaman sekarang juga terpengaruh sehingga kurang bergerak. Bukan hanya gadget, kebiasaan-kebiasaan tidak sehat juga bisa meningkatkan risiko alzheimer, seperti merokok dan minum minuman beralkohol.

Terlebih, hal ini menjadi isu yang banyak terjadi pada remaja dan dewasa muda. “Pola hidup sekarang, jelas generasi sekarang kelihatannya mobilitas lebih rendah. Dengan faktor risiko lingkungan yang lebih besar kemudian stress lebih besar, kemudian kita masuk pada era covid, yang masih belum kita harus ikutin seberapa jauh nih gangguan kognitifnya. Jadi itu problemnya,” beber Yuda.(*)