Awal 2022 Cabai Rawit Merah ‘Keukeuh’ di Angka Rp 80 ribu

PSM Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi
Kondisi pedagang di PSM Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Awal tahun 2022, harga komoditas bumbu dapur di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, belum menunjukkan roman-roman penurunan alias masih mahal. Satu di antaranya, yakni harga cabai rawit merah yang masih bertengger di kisaran Rp 80 ribu per kilogram (Kg).

Data yang diterima Radar Sukabumi dari petugas pencatat harga PSM Palabuhanratu, harga cabai rawit merah sudah beberapa minggu terakhir sekisar Rp 80 ribu per kg. Kenaikan harga tersebut terjadi awal Desember 2021 atau minggu ke-2 dan sampai saat ini masih bertahan.

Bacaan Lainnya

“Harga cabai rawit terjadi sejak minggu ke-2 di bulan Desember 2021. Pada minggu ke-2 harga cabai rawit merah dikisaran Rp40 ribu per kilogramnya (kg), minggu ke-3 naik Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 60 ribu per kg. Minggu ke IV, minggu ke V hingga minggu pertama Januari 2022 masih Rp 80 ribu per kg,” sebut pencatat harga PSM Palabuhanratu, Maulana kepada Radar Sukabumi, Jumat (07/01).

Maulana menjelaskan, sebelumnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai setiap minggu ada kenaikan harga, dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per kg. Sedangkan untuk harga cabai rawit hijau, cabai merah keriting dan cabai merah besar tidak mengalami kenaikan harga, masih sama dengan pekan lalu.

“Harga cabai rawit hijau masih dikisaran Rp 50 ribu per kg, harga cabai merah kriting juga Rp 40 ribu per kg. Kemudian cabai merah besar dari minggu ke-2 hingga minggu ke-5 ini sama belum ada kenaikan harga masih dikisaran Rp 40 ribu per kg,” ujar petugas pencatat harga Maulana

Lanjut Maulana, tidak hanya cabai rawit yang harganya masih bertahan, telur ayam ras dan bawang putih, dan bawang merah pun sampai pekan ini masih sama, telur ayam ras Rp 30 ribu per kg, bawang putih Rp 25 ribu per kg, dan bawang merah Rp 20 ribu per kg.

“Harga minyak goreng curah maupun kemasan juga sama tidak ada kenaikan maupun penurunan harga. Minyak goreng kemasan Rp 20 ribu pe liter dan minyak goreng curah Rp 19 ribu per liter. Sempat naik seribu jelang libur tahun baru saja,” jelas Maulana.

Maulana menegaskan, kenaikan harga itu bervariasi dan faktor kenaikan, karena cuaca hujan banyak petani yang mengalami gagal panen, Namun untuk stok dipastikan masih aman atau banyak. Menurut Maulana untuk harga bahan kebutuhan pokok (Bapokting) lainnya masih terbilang stabil.

“Seperti beras premium masih Rp 10 ribu per kg, daging sapi dan kerbau Rp 120 ribu per kg, gula pasir Rp 13 ribu per kg, gula merah Rp 15 ribu per kg, kacang hijau Rp 30 ribu per kg, kacang tanah Rp 30 ribu per kg, kacang kedelai lokal Rp 12 ribu per kg. Kami juga akan terus pantau terus ke lapangan mengantisipasi terjadi permainan harga,” pungkasnya. (ris/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.