Taliban Mulai Bayar Gaji Pegawai Negeri Afghanistan

Ilsutrasi warga Afghanistan. (Jorge Silva/Reuters/Antara)

AFGHANISTAN — Pemerintahan Taliban mulai Sabtu (20/11) membayarkan gaji para pegawai negeri Afghanistan yang tertunda beberapa bulan.

Pejabat setempat menyebutkan ribuan pegawai negeri Afghanistan setidaknya sudah selama tiga bulan terakhir tidak menerima gaji. Keadaan itu merupakan salah satu dari sekian banyak krisis yang dihadapi Taliban sejak kelompok tersebut mengambil alih kekuasaan pada Agustus.

Bacaan Lainnya

”Kementerian keuangan mengatakan bahwa mulai hari ini (20/11), gaji tiga bulan terakhir yang menjadi hak semua pegawai negeri dan staf akan dibayarkan secara penuh,” kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid melalui Twitter seperti dikutip Reuters yang dilansir dari Antara.

Belum ada kejelasan dari mana Pemerintah Taliban mendapatkan dana untuk membayar gaji-gaji yang tertunda itu. Bahkan sebelum Taliban merebut kekuasaan pada Agustus, banyak pegawai sektor publik mengatakan, mereka sudah berminggu-minggu belum menerima gaji.

Setelah Taliban berkuasa, dana miliaran dolar AS milik Pemerintah Afghanistan yang berada di Amerika Serikat dan Uni Eropa dibekukan. Pemerintah negara-negara asing belum mau menyalurkan dana secara langsung untuk membantu Pemerintah Afghanistan pimpinan Taliban memenuhi kewajiban-kewajiban finansial, seperti pembayaran gaji para pegawai negeri.

Lembaga-lembaga keuangan internasional juga menghentikan pendanaan bagi pemerintahan di Afghanistan. Setelah utusan-utusan khusus Jerman dan Belanda melakukan pertemuan dengan para pejabat Taliban di Kabul pada Kamis (18/11), para utusan menyatakan bersedia untuk membahas pembayaran gaji para pegawai sektor kesehatan dan pendidikan melalui berbagai organisasi internasional.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *