DUNIA

AS-Iran Kembali Memanas, Selat Hormuz Ditutup, Mojtaba: Balas Darah Ayah

×

AS-Iran Kembali Memanas, Selat Hormuz Ditutup, Mojtaba: Balas Darah Ayah

Sebarkan artikel ini
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik kritis setelah Washington melancarkan gelombang serangan terbaru terhadap target-target Iran.

JAKARTA — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik kritis setelah Washington melancarkan gelombang serangan terbaru terhadap target-target Iran. Operasi militer itu dilakukan menyusul aksi Teheran menyerang kapal berbendera Siprus di Selat Hormuz, tak lama setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan penutupan jalur pelayaran vital tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut serangan ini sebagai gelombang ketiga dalam sepekan. Washington menuding IRGC secara terang-terangan menyerang kapal komersial, menyebabkan kerusakan berat pada ruang mesin dan hilangnya satu awak sipil. “Iran diberi kesempatan lagi untuk menunjukkan kepatuhan terhadap Nota Kesepahaman, tetapi sekali lagi gagal,” tegas CENTCOM.

Di pihak lain, media pemerintah Iran melaporkan IRGC menutup Selat Hormuz setelah menembakkan rudal jelajah antikapal ke arah kapal yang disebut melintasi rute ilegal. IRGC mengklaim telah memberi tembakan peringatan sebelum menghentikan kapal tersebut, sekaligus memperingatkan bahwa setiap agresi AS akan dibalas keras, termasuk dengan menyasar pangkalan baru Amerika di kawasan.

Eskalasi terbaru ini memperpanjang rangkaian bentrokan sejak awal pekan, ketika tiga kapal tanker komersial diserang di perairan Oman. Iran bersikeras hanya jalur di bawah pengawasannya yang aman digunakan. Serangan balasan AS disebut menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 115 lainnya, memicu respons keras Teheran terhadap sekutu Washington.