Mulai Hari Ini Negara Turki Berganti Nama, Kemesraan dengan Israel Dikritik

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selalu
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selalu mengklaim mendukung rakyat Palestina melawan pendudukan dan kejahatan rezim Zionis, tapi negaranya menjalin hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Israel sejak 1949 hingga kini

TURKIYE — Perserikatan Bangsa-Bangsa, (PBB) menerima permintaan resmi pemerintah Turki, untuk mengganti nama negara itu secara pengucapan dan penulisan. PBB sendiri baru saja mengumumkan terkait bergantian naman tersebut, setelah Turki mengajukan permintaan pergantian nama resmi negaranya.

Ya, kini nama Turkiye menggantikan Turkey, sebagai nama resmi negara ini. Sejak diumumkan oleh PBB, nama baru Turki yaitu Turkiye mulai digunakan dalam berbagai bahasa dunia.

Bacaan Lainnya

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan, PBB menerima surat dari Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu yang ditujukan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, yang berisi permintaan pergantian nama resmi negara Turki.

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu Selasa lalu mengirim surat resmi ke PBB, dan organisasi-organisasi internasional. Pergantian nama Turkiye menggantikan Turkey, sebagai nama resmi negara ini bertepatan dengan peringatan 12 tahun serangan tentara rezim Zionis ke kapal Mavi Marmara.

Sampai hari ini pun orang-orang Turki menunjukkan penentangan mereka terhadap normalisasi hubungan dengan Israel. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selalu mengklaim mendukung rakyat Palestina melawan pendudukan dan kejahatan rezim Zionis, tapi negaranya menjalin hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Israel sejak 1949 hingga kini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan