Villa Cinta Kota Sukabumi Disita Dittipideksus Bareskrim Polri

Villa Cinta Kota Sukabumi
Kondisi spanduk penyitaan Villa Cinta di Jalan Kokom Komariah RT4/13, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole.

SUKABUMI — Penyitaan aset atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), terus berlanjut. Kali ini, Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita Villa Cinta di Jalan Kokom Komariah RT4/13, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Rabu (26/10).

Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, Tim Dittipideksus Bareskrim Polri tiba di lokasi sekira pukul 10.00 WIB dan langsung menyambangi Villa Cinta untuk melakukan pemasangan spanduk pemberitahuan penyitaan. Berdasarkan penetapan Pengadilan Negri Sukabumi dengan nomor: 211/Pen.Pid/2022/PN SKB tanggal 16 September 2022 Bangunan ini disita oleh Dittipideksus Bareskrim Polri.

Bacaan Lainnya

Pengurus Villa Cinta, Usman Triguna (30) mengaku kaget dengan kedatangan tim penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri dengan didampingi Ketua RT4 dan Babinkamtibmas Kelurahan Subangjaya. “Saya kaget tiba-tiba ada penyidik, Pak RT dan Babinkamtibmas datang ke sini dan memberitahukan akan memasang spanduk penyitaan bangunan,” kata Usman saat disambangi Radar Sukabumi, Rabu (26/10).

Setelah mengetahui adanya penyitaan bangunan, lanjut Usman berupaya komunikasi dengan pemilik villa yang tinggal di daerah Bandung. “Saya sudah menghubungi pemilik dan mengarahkan untuk mengikuti penyidik,” ucapnya.

Usman menyebutkan, luas lahan bangunan tersebut sekitar 2,1 hektare. Adapun, Villa Cinta ini sudah berdiri sekitar lima tahun lalu. “Pemilik jarang ke sini, terakhir kunjungan sekitar 2019 lalu. Saya bekerja mengurus villa sudah hampir empat tahun. Saya tidak mengetahui penyitaan ini karena kasus apa,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua RT4 Tedi Untara menjelaskan, sekira pukul 10.00 WIB kedatangan Tim Dittipideksus Bareskrim Polri untuk meminta mendampingi penyitaan bangunan dengan pemasangan spanduk pemberitahuan. “Saya hanya mendampingi Tim Mabes Polri untuk melakukan pemasangan spanduk,” jelasnya.

Tedi menyebutkan, penyitaan aset bangunan tersebut berkaitan dengan kasus TPPU. “Kalau melihar dari sudat tugas dan surat penyitaan dari pengadilan saya baca sepintas ada terkait kasus pencucian uang. Tapi saya juga kurang mengetahuinya. Kalau pemilik villa ini tinggal di Bandung,” tutupnya.

Pada 24 Agus 2022 lalu, Dittipideksus Bareskrim Polri juga menyita dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sukabumi. Yakni, SPBU 34.433.16 tepatnya di Jalan Cipetir Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang dan SPBU 34.433.08 di Jalan Citarik Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu. Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, SPBU maupun Villa Cinta tersebut merupakan milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat berinisial IS dan istrinya EK yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan TPPU atas laporan SG. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *