Tokoh Nasional Siap Hijau Hitamkan Sukabumi

SIAP DILANTIK : Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps KAHMI Sukabumi priode 2020-2025, Ade Dasep Zaenal Abidin bersama presidium lain dan sejumlah calon pengurus KAHMI saat berfoto bersama.

SUKABUMI — Tanggal 02 September 2020 sejumlah tokoh Nasional akan mendatangi dan sekaligus menghijau hitamkan sukabumi. Ya betapa tidak pada hari itu, pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2020-2025 akan dilantik di Hotel Agusta Cikukulu. Berdasarkan informasi yang diterima tokoh nasional sekelas Akbar Tanjung yang merupakan politikus senior di Indonesia, Jusuf Kalla mantan Wakil Presiden era SBY dan Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (MN KAHMI) dan Anggota DPR RI Komisi IV, Dedi Mulyadi Anggota DPR RI hingga H. Lukman Hakiem tokoh HMI/KAHMI terkonfirmasi akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps KAHMI Sukabumi priode 2020-2025, Ade Dasep Zaenal Abidin mengatakan bahwa ada 120 orang lebih alumni menjadi pengurus yang direncanakan akan dilantik. “Rencananya pelantikan akan digelar di Hotel Agusta Cikukulu. Nantinya, pengurus yang dilantik diharapkan bisa memperkokohkan peran Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di daerah Sukabumi dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi, “jelas Ade Dasep kepada Radar Sukabumi, Minggu (30/08).

Bacaan Lainnya

Dengan mengusung tema ‘Mengokohkan peran MD KAHMI Sukabumi dalam Peceptan Pembangunan Sukabumi menuju Masyarakat Adil Makmur yang diridhoi Allah SWT’, diharapkan peran KAHMI kedepan untuk pembangunan di Sukabumi khususnya di Kota dan Kabupaten Sukabumi bisa terasa.
“Untuk pelantikan akan dilakukan oleh Koordinator Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat, Rakanda Dedi Mulyadi yang juga sebagai anggota DPR RI Fraksi Golkar,” terangnya.

Tak hanya pelantikan, tetapi dalam kegiatan itu akan dibarengi dengan santunan anak yatim piatu yang belum Aqil Baligh, juga ada seminar nasional. Menurutnya, kedepan KAHMI akan berperan aktif dalam pembangunan serta mendukung program dari pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Sukabumi. Dengan membawa semangat persatuan dan kesatuan dalam semangat ke-Islaman dan semangat kebangsaan, tentunya diharapkan dengan hadirnya KAHMI bisa menjadi miniatur umat islam Indonesia yang beragam pemikiran dan afiliasi politiknya. Sehingga, sangat penting menjaga semangat persatuan umat Islam juga persatuan kebangsaan.

“Kondisi kebangsaan yang terpolarisasi berpotensi menjadi ancaman bagi bangsa untuk terpecah karena ketidakpuasan atau terpengaruh oleh opini atau isu yang berkembang dalam kontestasi politik tahun ini. Semoga kita dapat menahan diri,” harap Ade Dasep.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa tantangan KAHMI kian besar. Semoga dengan sudah ada terbentuknya kepengurusan, ada gagasan besar untuk pembanguna di daerah. “Tantangan terbesar bagaimana menyatukan persepsi dalam perbedaan untuk kemajuan dan pembanguan daerah dengan semangat kebersaman dan persatuan,” tukasnya. (hnd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.