“Ya masih serba mungkin sebelum tanggal 4 September (mendaftar ke KPU red). Koalisi partai masih bisa berubah, bahkan pasangan masih bisa berubah. Bahkan masih bisa putar arah dan balik arah.
Ini saya berbicara dalam konteks semuanya, bisa memang terarah dan balik arah saya melihatnya seluruh partai, pasalnya hanya kami (PPP dan PDI Perjuangan red) yang sudah direstui dan sampai saat ini masih mencari pasangan pengganti Almarhumah bu Reni,” terang pria yang akrab disapa Datep tersebut saat dihubungi Radar Sukabumi Minggu (23/08).
Menurutnya, memang beberapa isu muncul soal pasangan Sirojudin akan dipasangkan dengan Abu Bakar. Namun, menurutnya siapa pasangan Sirojudin nantinya akan dibahas dan ditentukan bersama.
Mengenai isu Hejo Ludeng Reborn bisa saja terjadi, karena politik masih dinamis apalagi ketika muncul wacana pasangan Sirojudin dan Abu Bakar.
“Secara hubungan PPP dan PDI Perjuangan masih harmonis, selama DPP keduanya merawat keharmonisan dan didaerah akan fatsun dan kami tidak akan meninggalkan dan tidak mau ditinggalkan.
Secara keputusan, soal F1 (calon bupati red) jatah PPP dan F2 (Calon wakil bupati red) jatah PDI Perjuangan, namun semuanya masih bisa berubah,” cetusnya.
Sementara soal dirinya ditunjuk DPP, sampai hari ini kabar tersebut akan disosialisasikan kepada pengurus internal seperti apa responnya. “Soal saya ditunjuk gantikan Bu Reni malam ini akan sosialisasi di pengurus harian PPP dan internal partai,” tukasnya. (hnd)






