Ade Dasep : Mari Membangun Dengan Kontribusi

  • Whatsapp
WAKAF ALQURAN : Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat mewakafkan Alquran di salah satu Masjid di Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak belum lama ini.

SUKABUMI — Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin mengajak semua anak bangsa khususnya warga Kabupaten Sukabumi membangun Kabupaten dengan berkontribusi nyata kepada kemajuan daerah. Artinya, gerakan membangun tidak hanya diucapkan saja tetapi harus ada kerja nyata untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Untuk membangun memang diperlukan pemikiran dan gagasan yang maju, untuk membawa sebuah peradaban atau tatanan masyarakat khususnya kabupaten Sukabumi kepada yang lebih baik lagi, “ujar Ade Dasep dalam rilisnya yang diterima Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, apa yang dilakukan gagasan dengan wakaf Alquran dan santunan anak yatim binaan yang masif dilakukan setiap minggunya salah satu ikhtiar membangun kabupaten Sukabumi dari segi SDMnya telebih dahulu. “Apa yang dilakukan saya setiap minggu adalah upaya untuk berkontribusi membangun daerah sendiri dari segi SDMnya, mengapa ketika SDMnya terbentuk dengan berjiwa qurani secara tidak langsung sebuah tatanan kehidupan di Kabupaten Sukabumi dengan perlahan ada perubahan dan berkah, “terangnya.

Selain itu juga, pemikiran-pemikiran politik yang cemerlang dirinya berikan demi terwujudnya sebuah tatanan kehidupan di Kabupaten Sukabumi berjalan dengan baik. Gagasan dan upaya dalam mengarungi perjalanan optimisme masa depan bangsa tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Khususnya di era modernisasi ini dimana setiap ilmu dan teknologi maju begitu pesat.

Saat ini, para pemuda dijajah dengan beragam euphoria kesenangan yang ditawarkan hingga membentuk perilaku konsumtif dan hedonis yang akhirnya melahirkan sosok pemuda yang semakin terdistorsi dan terpolar dalam ragam kepentingan serta dibuat apatis terhadap lingkungan sosialnya. Para generasi bangsa tidak mampu menunjukkan perannya yang signifikan, miskin karya, miskin gagasan, dan miskin semangat juang serta tenggelam dalam budaya individualis dan matrealistis yang membuat hati begitu miris.

“Nah disini saya mencoba memberikan contoh kecil, dengan dua gagasan besar yakni mewakafkan Alquran dengan budaya baca, faham dan amal Alqurannya. Kedua dengan budaya Santuni anak yatim agar tujuannya daerah Kabupaten mendapatkan keberkahan, karena ketika makmur yatimnya maka akan makmur warganya sesuai tagline lembaga baldatun center, “cetusnya.

Saat ini, Tidak sedikit pula pemuda telah digerogoti dan terjerembab dalam dunia narkoba, mengakses video bermuatan pornografi, dan perilaku seks bebas yang menyebabkan pemuda berada pada kondisi titik nadir. Tentu saja semuanya memiliki andil dalam menghadapi tantangan dan memberantas segala bentuk kejahatan, bila tidak segera ditangani membuat jiwa para pelajar dan pemuda saat ini ‘mengkerdil’ dan mereka tidak menyadari bahwa kedepan persaingan sumber daya manusia semakin meningkat.

“Disini saya hadir untuk menghadapi masalah-masalah tersebut, saya hadir dan berkontribusi untuk Kabupaten Sukabumi yang lebih baik dengan gaya khas Baldatun yang menitikberatkan kepada penguatan SDM, “cetusnya.

Lebih lanjut orang yang diketahui sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps KAHMI Sukabumi priode 2020-2025, mengatakan, masa depan sangatlah ditentukan oleh para generasi muda. Karena itu, SDM harus dipersiapkan.Untuk saat ini memang baldatun hanya fokus kepada anak-anak yatim, ini sebetulnya adalah sebuah contoh dan dorongan saja kepada yang lain.

Menurutnya, Keberlanjutan tongkat estafet perjuangan sangatlah ditentukan oleh para generasi muda. Generasi muda merupakan kumpulan orang-orang yang masih mempunyai semangat juang dan idealisme yang tinggi, keberadaannya diharapkan tidak hanya berani menyuarakan saja tetapi juga berani mengambil tidakan nyata sebagai garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita Kabupaten Sukabumi.

“Saya bersama baldatun terdepan untuk mewujdukan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik lagi, dengan sebuah gagasan-gagasan besar, “cetusnya.

Selain itu juga, diketahui dirinya yang akan dilantik sebagai koordinator presidium MD Kahmi dan pengurus MD KAHMI Sukabumi pada tanggal 02 September mendatang di Hotel Agusta dengan akan dihadiri beberapa tokoh nasional melanjutkan, tidak kalah pentingnya penanaman akhlakul karimah kepada para pemuda dan seyogyanya diberikan sejak dini untuk menjadi pondasi dasar bagi mewujudkan manusia yang berperadapan tinggi dan mampu memfilter budaya-budaya asing yang masuk lewat pintu gerbang globalisasi yang menyebabkan kemunduran cara berpikir, cara pandang,

“Pondasi moral dan ahlak yang luhur itu telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa dalam bentuk Dasar Negara yakni Pancasila. Tinggal bagaimana caranya kita berperan untuk pembangunan disebuah daerah, inilah gaya saya dalam memberikan kontribusi. Yakin Usaha Sampai, “tukasnya. (hnd)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *