Secara garis besar, PKS sendiri menguat bersama Golkar ketika Marwan dipasangkan dengan Iyos, akan tetapi sinyal tersebut bisa saja hilang ketika Golkar dan koalisi partainya memiliki padangan lain.
“Secara garis besar kami sudah dengan Golkar, tinggal Deklarasi saja dan menunggu SK. Namun, soal pasangan Marwan siapa, kami juga belum mengetahui secara pasti karena politik dinasmis,” tegasnya.
Beda halnya dengan DPD Nasdem Kabupaten Sukabumi yang sudah secara terang-terangan, bahwa partai yang dipimpin Surya Paloh ini akan tetap bersama Marwan Hamami.
Terbukti dengan sudah berani mengeluarkan SK Pasangan Marwan-Iyos secara terbuka kepada publik. “Kami siap usung Marwan, SK Sudah keluar atas pasangan Marwan-Iyos tidak ada keraguan untuk mebupatikan kembali Marwan,” jelas Ketua DPD NasDem Ucok Hari Maulana Yusuf kepada Radar Sukabumi.
Sementara itu, DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi masih dalam proses menunggu SK dari DPPnya, bahkan kalau secara pembicaraan DPP Partai Demokrat sudah berada mendukung dan mengusung Marwan Hamami, hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani beberapa waktu lalu.
Menurut pengakuannya, Demokrat sudah mendukung Marwan Hamami, bahkan dirinya menegaskan SK tersebut sudah keluar atas nama Marwan-Iyos. Hanya saja, DPC Demokrat Kabupaten Sukabumi masih malu-malu membenarkan penyataan DPP tersebut.
“Ya kami sudah mendukung Marwan, dalam waktu dekat SK sudah keluar,” jelas Kamhar kepada Radar Sukabumi.






