Sementara soal isu munculnya Koalisi Hejo Ludeng Reborn dirinya tidak terlalu dipusingkan, menurutnya bisa saja terjadi peta politik seperti itu. Pasalnya, di DPP Gerindra sendiri ada pasangan yang mengharapkan berkoalisi dengan PKB dan PPP. Bahkan jika terjadi, Gerindra memprediksi akan terjadi koalisi PAN, PKB, PPP dan Gerindra. Namun, semua itu bisa mungkin terjadi atau tidak.
“PPP juga saat ini sedang menghitung potensi kemenangan, sah saja jika memang koalisi hejo ludeng kembali,” cetusnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa di tataran DPP ada nama dr Toni yang berjuang mendapatkan SK dari Gerindra dengan memunculkan berpasangan dengan PKB. Namun, hal itu hanya sebatas isu belum menjadi satu kepastian.
“Semua masih mungkin, infonya dr. Toni juga ingin berpasangan dengan tokoh PKB Abu Bakar Sidik, kalau mekanisme seperti itu bisa saja Gerindra dengan PKB berkoalisi. Namun, saya tegaskan bahwa yang berjalan sesuai mekanisme partai pasangan Aman yang menempuh tersebut, meski akan terjadi kejutan lain itu kami serahkan ke DPP,” tukasnya.
Nah, untuk posisi PKB sendiri sampai saat ini tetap pada posisi mengusung dan mendukung Adjo Sardjono. Hanya saja, banyak bermunculan nama-nama lain yang akan dimajukan PKB, sebut saja salah satu tokoh Abu Bakar Sidik yang sunter disebut-sebut bakal maju di Pilkada Kabupaten Sukabumi.
Ada yang menarik, Abu Bakar dikabarkan akan dipinang oleh salah satu kandidat Gerindra dr. Toni, ada lagi yang menyebutkan bahwa Abu Bakar sedang dilakukan pendalaman oleh PDI Perjuangan untuk dipasangkan dengan Sirojudin.
“Kalau secara surat tugas, PKB masih setia kepada pak Adjo, tetapi masih dinamis,” jelas Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Asep Supriatna kepada Radar Sukabumi.






