Menanggapi temuan tersebut, Aqua melalui pernyataan resmi menyebut bahwa air yang digunakan bukan berasal dari sumur bor biasa, melainkan dari akuifer dalam—lapisan air tanah yang tersimpan di kedalaman 60–140 meter dan terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air.
Aqua menegaskan bahwa proses pengambilan air telah melalui kajian ilmiah, perizinan resmi, dan pengawasan dari instansi pemerintah terkait. Mereka juga menyatakan komitmen untuk menjaga kualitas dan kemurnian air yang diproduksi.(**)






