Ternyata Wabah Corona Bisa ‘Produksi’ 2.564 Janda Baru, Ini Faktanya

  • Whatsapp
Ilustrasi

SUKABUMI — Wabah covid-19 masih belum ada tanda-tanda berakhir, akibatnya ekonomi masyarakat semakin tergoncang. Beberapa perusahaan melakukan pemutusan kerja karyawannya, pendapatan warganyapun mulai lesu akibat wabah yang berasal dari China tersebut.

Hal itu juga ternyata berdampak terhadap hubungan rumah tangga ribuan pasangan di Kabupaten Sukabumi. Bahkan dalam rentan waktu satu tahun, Pengadilan Agama Cibadak Kelas 1B, tercatat sebanyak 2.564 pasangan yang telah diputus oleh Pengadilan Agama Kelas IB Cibadak.

Bacaan Lainnya

Dari data yang diterima Radar Sukabumi, faktor-faktor penyebab perceraian tahun 2020 tersebut, selain didominasi perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus, faktor perceraian kedua yaitu akibat faktor ekonomi.

“Perceraian akibat perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus mecapai 2016 kasus, sedangkan faktor ekonomi mecapai 123 kasus. Faktor lainnya, zina 4 kasus, madat 1 kasus, meninggalkan salah satu pihak 81 kasus, dihukum penjara 1 kasus, poligami 5 kasus, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) 6 kasus, dan murtad 6 kasus,” ujar Panitera Muda Pengadilan Agama Cibadak Kabupaten Sukabumi, Ade Rinayati, kepada Radar Sukabumi.

Lebih lanjut Ade mengatakan, pada Januari 2020 faktor perselisihan dan pertengarkaran mencapai 162 kasus, Februari 154 kasus, Maret 142 kasus, April 97 kasus, Mei 99 kasus, Juni 127 kasus, Juli 138 kasus, Agustus 208 kasus, September 250 kasus, Oktober 246 kasus, November 205, dan di bulan Desember sebanyak 188 kasus.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *