Terminal Sukabumi Tutup 6 Mei?

  • Whatsapp
G/RADAR SUKABUMI MASIH SEPI: Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi nampak sepi dari aktivitas pengunjung yang akan menggunakan jasa trasportasi angkutan umum.

SUKABUMI – Efek larangan mudik benar-benar kepada aktivitas trasportasi di Termilan Lingkar Selatan dan Palabuhanratu. Menjelang libur panjang Idul Fitri, jumlah penumpang di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi, tidak ada peningkatan.

Salah seorang sopir Bus Jurusan Sukabumi-Bandung, Asep Rahman (34) mengatakan, hingga saat ini tidak ada peningkatan penumpang baik dari Sukabumi-Bandung maupun sebaliknya.

Bacaan Lainnya

“Karena memang saat ini kan ada pembatasan penumpang paling banyak 40 orang. Dengan begitu, jumlah penumpang tidak mengalami peningkatan,” kata Asep kepada Radar Sukabumi, Minggu (2/4).

Kondisi ini berbanding terbalik saat menjelang lebaran sebelum adanya masa pandemi Covid-19. Dimana, jumlah penumpang bisa mencapai ratusan orang perharinya. “Beda dengan setelah adanya pandemi Covid-19, jumlah penumpang sangat sepi. Karena itu, kami juga beroprasi paling hanya satu rit perharinya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Terminal KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi Yukky Rahmat Yunus mengatakan, hingga saat ini pihak Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi masih menunggu surat edaran dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan soal penutupan terminal sementara.

“Ya, kami masih menunggu surat edaran dari Dirjen Hubdat Kementrian Perhubungan soal penutupan sementara ini,” ungkapnya.

Menurut Yukky, jika sudah ada surat edaran untuk penutupan sementara, Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi hanya akan menyediakan layanan untuk beberapa kriteria seperti Aparatur Sipil Negera (ASN) dan TNI yang akan melakukan tugas ke luar kota. “Selain itu, orang sakit yang hendak berobat keluar daerah itu diperbolehkan,” imbuhnya.

Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di Terminal Type B Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Saat ini, aktivitas di terminal masih landai dan belum ada lonjakan penumpang. Bahkan rencananya, layanan Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sementara waktu akan ditutup.

Koordinator Operator Terminal Palabuharatu Kabupaten Sukabumi, Asep Setiawan mengatakan, belum adanya lonjakan penumpang akibat adanya larangan mudik oleh pemerintah. Pemudik banyak yang pulang kampung dengan menggunakan jasa sewa mobil.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *