Demikian halnya dengan rencana pelaksanaan PTM di Kota Sukabumi. Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni pihaknya menargetkan sekolah tatap muka bisa dilaksanakan dengan cepat.
“Kalau harapan kita ingin segera melaksanakan PTM yah. Tapi kita pun tidak mau gegabah soal membuka kembali sekolah ini. Tetap kita masih menunggu instruksi dari ketua gugus tugas Covid-19 Kota Sukabumi,” terangnya.
Dikatakan Yemmy, syarat untuk bisa membuka sekolah adalah wilayah yang masuk kategori PPKM level 3. Sementara untuk Kota Sukabumi, masuk dalam PPMK level 4. Sehingga, tentu untuk saat ini masih belum bisa menggelar kegiatan belajar tatap muka secara terbatas.
Namun meski begitu, pihaknya siap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Ia pun mengaku, untuk saat ini hampir semua SD dan SMP di Kota Sukabumi sudah siap melaksanakan pebelajaran secara tatap muka terbatas baik dari segi sarana dan prasarana, maupun administrasi.
Bahkan, salah satu syarat untuk menggelar PTM terbatas yakni guru dan tenaga pendidik harus mendapatkan vaksin pun sudah dilakukan. “Alhamdulilah untuk vaksin guru dan tenaga pendidik kita sudah rampung. Kemarin juga kita melaksanakan kick off vaksin anak, insya allah mungin nanti ada kelanjutannya,” kata Yemmy.
Ia pun berharap, pelaksanaan PTM secara terbatas ini bisa terlaksana di tahu ajaran 2021/2022. Sementara untuk teknisnya sendiri, ia mengaku masih menunggu instruksi. Hanya saja untuk formulasinya, hanya diisi 50 persen dari jumlah siswa setiap kelas. Selain itu juga, diberlakukan shif dalam kegiatan belajarnya.






