SUKABUMI — Satu diantara dua korban kritis akibat ledakan Ketel uap atau boiler Cicurug akhirnya meninggal setelah melewati masa kritisnya. Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Cicurug Kompol Parlan, menurutnya korban yang sebelumnya kritis atan nama Uus meninggal usai dirawat di Rumah Sakit (RS) Adam Thalib Cibitung Kota Bekasi, Sabtu, 1 Agustus 2021 kemarin.
“Ya betul korban kritis warga kampung Benteng RT (03/01) Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor itu meninggal setelah melewati masa kritis di rumah sakit, Singkat Kompol Parlan
Sebelumnya, satu Buruh PT HJ Busana Cicurug Sukabumi tewas akibat Ketel uap atau boiler yang merupakan alat konversi energi mengubah air menjadi uap meledak pada Jumat (30/07/2021). Lokasi pabrik yang berada di Kampung Benteng RT (02/04) Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sempat ramai menjadi tontonan buruh dan warga sekitar. Selain ada satu yang meninggal dua diantaranya kritis karena mengalami luka-luka yang cukup parah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Sukabumi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat itu mesin sedang beroperasi. Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan membenarkan peristiwa meledaknya Blower PT HJ. Pihaknya menyebut, terdapat tiga korban dalam peristiwa, satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia.






