SUKABUMI – Puluhan karyawan PT.Yongjin tepatnya di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami kesurupan massal pada Selasa (23/07).
Perisitwa kesurupan massal yang terjadi pada puluhan karyawan pabrik garment tersebut, sempat viral di media sosial dan Grop WahtasApp (WAG).
Berdasarkan video yang diterima Radar Sukabumi, video yang berdurasi sekitar 0.17 detik ini, terlihat ratusan karyawan yang didominasi kalangan perempuan, telah lari berhamburan dari pintu masuk gerbang pabrik dengan dihantui rasa cemas. Mereka, telah membubarkan diri saat tengah bekerja di perusahaan tersebut.
Salah seorang buruh pabrik PT Youngjin, inisial NN (32) mengatakan, perisitwa kesurupan massal yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini, pertama kali terjadi pada salah seorang karyawan yang tengah bekerja di Gedung 3 PT Youngjin.
“Saat itu, saya melihat ada satu orang karyawan yang mengalami kesurupan. Namun, lama-lama jadi menular ke karyawan lainnya,” kata NN kepada awak media pada Selasa (23/07).
Lebih lanjut ia menjelaskan, di pabrik PT. Youngjin ini, terdapat 29 gedung line. Dari 29 line tersebut, hampir semuanya dikabarkan karyawannya mengalami kesurupan massal. Untuk menghindari bertambahnya karyawan yang mengalami kesurupan, akhirnya pihak manageman pabrik PT Youngjin, untuk sementara karyawan di keluarkan sebelum waktu jam istirahat.
“Iya, kami semua di keluarkan untuk istirahat lebih awal. Namun nanti pukul 13.00 WIB kami di suruh masuk kembali,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua SPSI PT Youngjin 3 Cicurug, Enjang Sodrajat kepada Radar Sukabumi mengatakan, sebelum kesurupan massal, awalnya sejumlah buruh mengalami pingsan sekitar pukul 09.00 WIB.
“Itu awalnya, kejadian di gedung lane 4. Nah, saat ada yang pingsan, tiba-tiba mereka berteriak histeris dan mengundang kerumanan pada karyawan yang lain, saat tengah bekerja,” kata Enjang kepada Radar Sukabumi.
“Setelah itu, kaya semacam menular ke karyawan lainnya, ikut berteriak histeris sambil ketawa-ketawa,” ujarnya.






