SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, berharap kegiatan Healthy Cities Summit (HCS) yang akan diselenggarakan pada akhir Juli 2024 dapat memotivasi dan memberikan pembelajaran bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan HCS ini dapat memotivasi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Dengan dipercayanya Sukabumi sebagai penyelenggara Kabupaten/Kota Sehat, ini menjadi ajang pembelajaran,” ujar Bupati Marwan belum lama ini.
Marwan mengungkapkan bahwa meskipun Presiden kemungkinan tidak akan hadir dalam acara pembukaan secara langsung dan hanya mengikuti melalui Zoom, namun Menteri Kesehatan telah menyatakan kesiapannya untuk hadir. “Semoga dari event ini kita dapat menemukan solusi untuk berbagai persoalan yang ada, terutama mengenai stunting,” jelasnya.
Pasalnya, kata Marwan saat ini kabupaten Sukabumi dalam stunting menempati peringkat ke-26 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, padahal lokasinya berdekatan dengan ibu kota Indonesia yakni Jakarta ditambah dengan limpahan potensi sumber daya alam yang banyak.
“Dari pertemuan ini, diharapkan muncul solusi atau pemecahan masalah yang belum teratasi secara signifikan, sehingga dapat dipelajari oleh masing-masing daerah dalam menangani isu stunting,” terangnya
Bupati Marwan juga menyoroti pentingnya definisi yang tepat mengenai stunting, agar penilaian tidak semata-mata berdasarkan tinggi badan.
“Ada kekhawatiran jika peringkat kita rendah karena kesalahpahaman dalam menilai stunting. Contohnya, ada orang yang pendek secara genetik tetapi cerdas dan aktif,” paparnya.
“Kita harus memastikan bahwa Kabupaten Sukabumi bebas dari praktik Open Defecation Free (ODF), walaupun masih ada tantangan dalam implementasinya,” imbuhnya.
Marwan juga menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan HCS menghadapi kendala anggaran karena bersaing dengan alokasi dana untuk Pilkada, Pilpres, dan Pileg.
“Meskipun sudah dua kali menolak menjadi tuan rumah karena kendala anggaran, kami berkomitmen untuk menyelenggarakan acara ini dengan sebaik mungkin. Kami berharap peran serta dari organisasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mensosialisasikan acara ini,” tandasnya. (ndi/d).






