“Sudah saya foto dan kirim ke pak Ade (Staf Kecamatan Cikakak), namun tanggapan pak Ade malah suruh langsung menanyakan ke orangnya (penanggung jawab).
Sedangkan saya sendiri gak tau orang proyeknya yang mana. Padahal pak Ade sebelumnya yang berkoordinasi dan mengukur jalan, berarti dia hapal dan bisa disampaikan langsung soal keluhan warga ini,” tegas Wahyudi.
Wahyudin kembali menegaskan, jalan dan selokan yang sudah rusak itu agar segera diperbaiki. Sebab, saat musim hujan selain banyak lumpur juga air naik hingga ke permukaan jalan sehingga menambah parah kondisi jalan.
“Kalau solokan mandeg air itu tumpah ke jalan, nambah parah jalan yang rusak. Kami minta agar secepatnya diperbaiki jangan dibiarkan begitu saja,” tandasnya.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Alit Humas Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi Lembaga Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB-LEMIGAS) belum dapat memberikan keterangan resmi dengan dalih menunggu persetujuan pimpinan.
“Siap kang, kami sedang siapkan statement resmi, mohon ditunggu, haturnuhun (terima kasih) infona. Kami berjenjang approval dari pimpinan tidak bisa dalam hitungan jam statement resmi submit perlu waktu pastinnya,” singkatnya. (cr1/t)






