Sementara waktu, ia akan mengungsi ke rumah saudaranya terdekat. “Karena khawatir ada longsor susulan dan rumah saya sudah ambruk sebagian, jadi tidak bisa ditinggali. Sementara waktu, saya bersama keluarga mau ngungsi di rumah saudara saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 04, Obay Mulhayat menjelaskan, saat ini terdapat tiga rumah sekitar lokasi kejadian yang terancam longsor. Pasalnya, jarak tebing dengan pemukiman warga hanya beberapa meter saja.
“Ini longsor yang kedua kalinya, beberapa waktu lalu juga kejadian. Alhamdulillahnya tidak sampai memakan korban jiwa,” timpalnya.
Menurutnya, secara geografis memang daerahnya itu termasuk daerah yang rawan longsor karena kondisi tanah sangat labil. Tak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, ia pun menghimbau warganya supaya tidak membangun di bawan tebing maupun berdekatan dengan tebing.
“Saya sudah beberapa kali mengingatkan warga dan pihak kepolisian tapi masih saja dibangun pos di atas tebingnya. Kebuktian kan skearang,” ucapnya.





