BERITA UTAMA

Petani Sirnaresmi Tolak Digusur Paksa 

×

Petani Sirnaresmi Tolak Digusur Paksa 

Sebarkan artikel ini
DIDEMO : Warga saat melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (14/11).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
DIDEMO : Warga saat melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (14/11).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI – Ratusan warga yang merupakan penggarap perkebunan Akub eks PT. Sujaya dengan kepemilikan PT. Agri Panen Lestari, melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Desa Sirnaresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (14/11).

Saat melakukan aksi, massa telah membawa mobil komando disertai bentangan bendera dari karton yang bertuliskan, Kami Petani Legal Taat Bayar Cukai ke Perusahaan dan Diketahui Kepala Desa, Halo Mana Anu Pinter Teh 

Bank bjb Tandamata

Mana Anu Bijak Teh, Mana Anu Sarjana Teh, Tapi Kamana Hatena Teu Punya Nurani, Turunkan Kepala Desa Yang Tidak Becus Mengayomi dan Melindungi Warganya !!! Turun Turun, Hentikan Intimidasi Dengan Mengatasnamakan Wakapolri.

Koordinator Lapangan yang juga merupakan Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Jampangtengah, Jayana Nusantara mengatakan, kedatangan massa ini, dimaksudkan untuk meminta pertanggungjawaban Kepala Desa Sindangresmi, atas hak masyarakat untuk menggarap di perkebunan Acub PT. Agri Panen Lestari.

“Kami meminta hak ganti rugi dari perusahaan kepada para penggarap sesuai yang telah disepakati,” kata Jayana pada Kamis (14/11).

Menurutnya, masyarakat berhak untuk memiliki lahan yang sudah digarap dengan cukup lama. Terlebih lagi, tanah yang statusnya sudah dikerjasamakan dengan masyarakat diperkuat dengan salah satu bukti masyarakat yang membayar pajak, menandakan ha tersebut sudah gugur. 

“Iya, itu tanahnya sudah ditelantarkan selama 17 tahun, ini harusnya sudah masuk ke reforma agraria dan kami akan memperjuangkannya. Makanya, kita akan turunkan DLH dan dinas terkait perizinan AMDAL dan lainnya dari dampak lapangan hari ini,” pungkasnya. (den/d)