BERITA UTAMA

Tol Bocimi Seksi IV Sukabumi Timur Ditarget Rampung 2026, Progres Seksi III Baru 16 Persen

×

Tol Bocimi Seksi IV Sukabumi Timur Ditarget Rampung 2026, Progres Seksi III Baru 16 Persen

Sebarkan artikel ini
PROSES : Seorang warga pada saat melintas di area pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat dengan ruas exit tol Jalur Cibolang.
PROSES : Seorang warga pada saat melintas di area pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat dengan ruas exit tol Jalur Cibolang.

SUKABUMI — Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Wilan Oktavian mengatakan pembangunan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi IV atau Sukabumi Timur rampung pada 2026 mendatang.

Target tersebut dengan sejalan dengan Visi dan Misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka yaitu pada misi Meningkatkan Lapangan Kerja, Kewirausahaan dan Pengembangan Infrastruktur serta Melanjutkan Hilirisasi dan Indusatrialisasi untuk Meningkatkan Nilai Tambah di Dalam Negeri.

Bank bjb Tandamata

“Hal ini sejalan dengan dibangunnya Jalan Tol Ciawi – Sukabumi yang juga akan dilanjutkan hingga Seksi 3 dan 4 dari Cibadak menuju ke Sukabumi Timur. Apalagi tol ini bermanfaat untuk memberikan dukungan kelancaran konektivitas perekonomian Masyarakat Jawa Barat bagian selatan seperti Bogor, Ciawi, dan Sukabumi,” ujar Wilan.

Ditambahkan Wilan, setiap jalan tol yang Kementerian PU tangani bersama BUJT termasuk Ciawi – Sukabumi telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM), hal ini demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna Jalan Tol.

“Kementerian PU juga akan terus memaksimalkan seluruh ruas jalan tol baik lama dan baru termasuk Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)-nya, serta mengusahakan beberapa Jalan Tol Fungsional Sementara dalam mendukung kesiapan pelaksanaan Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ujarnya.

Lebih lanjut Wilan menjelaskan upaya mitigasi pada seluruh jalan tol yang pihaknya lakukan yakni, mengumumkan pada semua balai untuk membiasakan mengecek BMKG terkait cuaca untuk memastikan potensi longsor dan banjir.