Sementara itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahyono mengakui sponsor dapat memanfaatkan Persib sebagai daya jual.
Seperti PermataBank Syariah yang menggunakan Persib untuk masuk ke pasar Jawa Barat. “Mereka Persib karena mereka mau penetrasi di pasar Jawa Barat,” kata Teddy.
Teddy menyatakan, masa kosongnya kompetisi menjadi waktu sebuah klub untuk mencari sponsor. Ia mengakui, sebuah klub memang membutuhkan dukungan sponsor sebagai penggerak jalannya klub.
“Kami masih ada waktu sampai bulan April (cari sponsor). Kami lagi mencari juga,” ujar dia.
Teddy membeberkan bahwa tidak mudah untuk mengatur sebuah klub. Apalagi Persib memiliki enam tim dari mulai junior, semiprofesional, dan senior.
“Mengelola sepak bola itu tidak mudah, apalagi sekarang ada kewajiban untuk melakukan pembinaan di usia U-14 dan U-16. Kami juga punya Maung Anom,” jelasnya.
(net)




