Penyakit PMK Bikin Susah Kurban di Sukabumi

Peternak Sapi Sukabumi
Peternak sapi, Oman sedang memberi makan hewan ternaknya yang jumlahnya tak banyak karena tak memiliki stok akibat tidak adanya pasokan dari luar jawa.

SUKABUMI – Fenomena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tengah menyerang hewan ternak, khususnya sapi membuat peternak di Sukabumi terpaksa menunda kiriman dari luar wilayah Sukabumi. Hal ini tentunya berdampak pada peternak yang terancam rugi dari penjualan sapi menjelang Idul Adha.

Seperti salah satunya, Oman peternak sapi di wilayah Subangjaya, Cikole, Kota Sukabumi ini terlihat lesu. Pasalnya, kandang sapinya masih kosong. Padahal biasanya menjelang Idul Adha dapat menampung 80-100 ekor sapi potong kiriman dari Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk persediaan stok.

Bacaan Lainnya

Oman pun mengaku terpaksa menunda kiriman sapinya itu dari luar kota untuk menghindari penularan PMK. Kondisi ini pun membuat ia mengalami kerugian di sat permintaan sapi untuk sapi kurban meningkat di momen Idul Adha.

“Menghindari terjadinya penyebaran PMK. Takut terbawa kesana-kesini. Saya memutuskan untuk menahan kiriman dari luar kota. Dampaknya tentu rugi yah.

Omset menurun, apalagi mau Idul Adha biasanya pesana mulai ramai dari sebulan sebelumnya sampai lebaran masih tetap ramai. Karena ada penyakit (PMK), yah saya terpaksa tunda pengiriman. Sekarang nganggur. Karena tidak ada sapi yang bisa dijual. Paling ada sisa empat ekor sapi untuk saat ini,” keluhnya.

Ia pun berharap pemerintah bisa segera mengatasi hal tersebut. Sebab jika pasokan sapi masih belum stabil akibat dari penyearan PMK ini, ia pun berencana untuk menaikan harga jual sapi untuk kebutuhan Idul Adha. (wdy/radar sukabumi)

Peternak Sapi Sukabumi
Peternak sapi, Oman sedang memberi makan hewan ternaknya yang jumlahnya tak banyak karena tak memiliki stok akibat tidak adanya pasokan dari luar jawa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan