Untuk diketahui, penduduk Desa manggis sudah sejak dulu sebagian warganya berprofesi sebagai penjual gula ke liling kedesa-desa. Mak Iyom adalah salah satu dari warga lainnya yang menjajakan Gula, perjuangan mereka tidak lah mudah karena harus melewati jalan terjal masuk ke kampung-kampung.
BACA JUGA : Pernyataan Camat Cantanyan Soal Pedagang Gula Aren Mak Iyom yang Dirampas Dagangannya
Berdasarkan penelurusan memang lokasi asal Mak Iyom hingga ke lokasi perampasan sangatlah jauh, jika ditempuh kendaraanpun memakan waktu antara setengah hingga satu jam mengingat jalannya masih rusak. Apalagi, ketika penjualn gula ini melakukan perjalanan jalan kaki bisa memakan waktu seharian penuh dengan untung yang tidak sebarapa. Sangatlah tega ketika ada tindakan petugas merampas dagangannya dengan alasan tidak memakai masker, seharusnya diperingati dulu dan diberikan masker, jika kemudian tidak memakai masker lagi baru di sangksi.






