BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Pelajar SMP Hilang di Curug Sentral Sukabumi Ditemukan Tim SAR

×

Pelajar SMP Hilang di Curug Sentral Sukabumi Ditemukan Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Tim-SAR-Sukabumi
Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad laka sungai, pelajar MTs M. Rajjfael Putra Almaliki (14) yang ditemukan tewas di bantaran sungai Cibeureum, Kecamatan Kabandungan pada Jumat (28/04) pagi.

SUKABUMI – Korban laka sungai yang tenggelam di bantaran sungai Cibeureum Curug Sentral, Jayanegara, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (28/04) pagi.

Korban yang diketahui merupakan seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) bernama M. Rajjfael Putra Almaliki (14) ini, ditemukan tim SAR gabungan yang lokasinya tidak jauh dari Tempat Kejadian Musibah (TKM).

Bank bjb Tandamata

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan dengan menggunakan jangkar serta penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (28/04) sekitar pukul 08.55 WIB, pada radius kurang lebih 3 meter dari lokasi kejadian,” kata Suryo pada Jumat (28/04).

Puluhan personil SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Kabandungan, Koramil Kabandungan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Kabandungan, Satpol PP Kabandungan, SAR Khatulistiwa, IEA Sukabumi, Ramidial, Sehati, Sekolah Relawan, RAPI Lokal 11, dan Pramuka Peduli.

Tim-SAR-Sukabumi
Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad laka sungai, pelajar MTs M. Rajjfael Putra Almaliki (14) yang ditemukan tewas di bantaran sungai Cibeureum, Kecamatan Kabandungan pada Jumat (28/04) pagi.

“Tim SAR gabungan pagi tadi menemukan korban dalam kondisi sudah mengambang di atas permukaan air kemudian langsung kita evakuasi menuju rumah duka,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kabandungan, Nani kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan laporan petugas dilapangan, kasus laka sungai ini bermula saat korban bersama empat temannya sengaja mendatangi lokasi sungai dengan maksud untuk bermain air. “Laporannya, korban itu tenggelam di sungai Cibeureum itu, sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Nani kepada Radar Sukabumi pada Kamis (27/04).

Setiba di lokasi, sambung Nani, korban bersama temannya langsung bermain atau mandi di sekitaran bantaran sungai Cibeureum. “Jadi, kronologinya lagi main di Curug Sentral, semuanya lima orang, cuma anak itu nggak bisa berenang. Nah nggak ada orang tua atau pendamping, cuman penjaganya aja, yang jaga di sini,” ujarnya.

Korban yang dikakabarkan hilang tersebut, masih kata Nani, diketahui asal warga Kampung Cijulang, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. “Iya, korbannya bukan orang sini, korban orang Kecamaran Bojonggenteng, bukan orang sini. Lokasinya cukup jauh lumayan ke atas,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan laporan soal kasus laka sungai itu, ia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kabandungan dan Puskesmas, P2BK, Tagana, Sarda, langsung terjun ke lokasi kejadian, untuk melakukan pencarian korban yang hilang setelah tenggelam di sungai tersebut.

“Nah, lokasi korban tenggelam itu, tempatnya cukup terjal dan medannya susah. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, akhirnya korban berhasil ditemukan,” pungkasnya. (Den)