SUKABUMI – Kasus Covid-19 di lingkungan sekolah di Kota Sukabumi kembali bertambah. Kali ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mencatat terdapat 13 pelajar terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.
Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, ke-13 siswa ini merupakan pelajar dari SMPN 1 dan SMAN 1 Kota Sukabumi.
“Pelajar positif ini ditemukan dari hasil tes acak antigen di delapan sekolah. Setelah itu, dilanjut dengan tes PCR yang hasilnya 13 siswa positif,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih kepada wartawan, Selasa (8/2).
Menurutnya, hasil dari rapid antigen banyak ditemukan siswa yang reaktif di delapan sekolah. Namun, setelah dilakukan tes PCR, banyak yang negatif dan tidak sesuai dengan hasil rapid antigen.
“Ya, ada delapan sekolah yang ditemukan positif saat rapid antigen tetapi setelah dites PCR negatif. Siswa yang terpapar Covid-19 diduga tertular dari perjalanan lokal, bukan dari pelaku perjalanan luar negeri,” paparnya.
Sejauh ini, lanjut Rita, semua pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 tengah ditengani bahkan sudah banyak yang sembuh. Bahkan, Dinkes sudah melakukan tracing dan hasilnya menunjukkan positif tanpa gejala.
“Kedua sekolah itu sudah kami lakukan tracing dan alhamdulillah semuanya dalam kondisi tanpa gejala,” imbuh Rita.
Rita membeberkan, pada Selasa (8/2) ini terdapat penambahan sebanyak 16 kasus positif Covid-19 sehingga jumlah totalnya saat ini mencapai sebanyak 115 kasus.
“Dari jumlah total ini, 93 masih menjalani isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit dan 22 sudah dinyatakan sembuh,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemkot Sukabumi akan terus melakukan evaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) terlebih meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Sukabumi.
Saat ini, pihak pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi bakal terus melakukan evaluasi PTMT.






