BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

Oknum Guru Digarap Polisi, Gara-gara Kenyot-kenyot

×

Oknum Guru Digarap Polisi, Gara-gara Kenyot-kenyot

Sebarkan artikel ini

Pihaknya mengaku, sebelum orangtua korban melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Sukabumi Kota, terlebih dahulu mengadukan persolannya kepada pihak sekolah pada akhir Oktober 2018 lalu. “Sejumlah orangtua telah mengadukan adanya tindakan tak wajar yang dilakukan oleh terduga pelaku itu. Seperti memeluk serta mencium anak didiknya saat mata pelajaran olahraga di lapangan sekolah” imbuhnya.

Setelah adanya pengaduan tersebut, pihaknya langsung mempertanyakan persoalan tersebut kepada guru bersangkutan. Namun, saat itu terduga pelaku mengungkapkan, aksi tersebut hanyalah sebatas reward. Lantaran, anak didinya berhasil meraih prestasi.

Bank bjb Tandamata

“Terduga pelaku ini karena gembira dengan siswanya yang berhasil meraih prestasi dalam adu cepat lari, ia secara spontan mencium dan memeluknya. Ya ini tidak ada maksud lain. Apalagi melakukan pelecehan yang dituduhkan oleh orangtua siswa,” kilahnya.

Setelah adanya pengaduan dari sejumlah orangtua siswa, ujar Yuyu, mereka menuntut pihak sekolah agar segera melakukan mutasi kepada terduga pelaku agar tidak mengajar kembali disekolah yang tengah dipimpinnya tersebut. Hal ini karena para siswa merasa tak nyaman dengan sikap terduga pelaku.

“Tepat pada 31 Oktober 2018, terduga langsung dipindah tugaskan sesuai dengan surat keputusan (SK) mutasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Saat ini, terduga sudah tidak mengajar lagi di sekolah ini, karena ia sudah dipindahkan mengajarnya di salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Kebonpedes,” pungkasnya. (den/upi/t)