BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

Oknum Guru Digarap Polisi, Gara-gara Kenyot-kenyot

×

Oknum Guru Digarap Polisi, Gara-gara Kenyot-kenyot

Sebarkan artikel ini

“Langkah pertama yang dilakukan, kita meminta informasi yang benar dari pihak sekolah dengan komite sekolah. Setelah itu, melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan langkah yang baik,” kata Ali.

Berdasarkam informasi sementara, sambung Ali, kasus pelecahan seksual yang saat ini perkaranya tengah ditangani oleh Polres Sukabumi Kota tersebut akan terus dilakukan pemantauan secara intensif oleh pemerintah Kecamatan Kebonpedes. “Jadi, mediasi ini untuk mencari solusi agar persoalan serupa tidak berkembang secara liar,” bebernya.

Bank bjb Tandamata

Untuk itu, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi untuk memulihkan kondisi psikis korban melalui trauma healing. Selain itu, juga akan melakukan sosialisasi kepada seluruh stakehoalder agar korban tidak menjadi cemoohan warga sekitar.

“Hasil dari mediasi ini, orangtua korban sepakat akan menunggu hasil visum dari kepolisian. Sementara untuk yang bersangkutan, ia mengaku sangat menyesal karena telah melakukan perbuatan tersebut,” ujarnya.

Di lain pihak, Kepala Sekolah SD bersangkutan, Yuyu Yuningsih mengatakan, berdasarkan pengakuan dari terduga pelaku kepada pihak sekolah, ia telah membantah dan dan mengaku tak berniat melakukan aksi pelecehan kepada siswanya.

“Saat itu, yang bersangkutan dengan tegas berkata kepada saya tidak merasa memiliki niat sedikit pun melalukan pelecehan. Tapi yang bersangkutan mengaku bahwa ia telah memeluk dan mencium siswanya. Hanya saja, itu dilakukan lantaran anak didiknya telah berhasil meraih prestasi dalam cabang olahraga,” bebernya.