Mustahil Juara

Peluang Persib untuk menjadi juara Liga 1 2018 kian tipis setelah ditahan imbang 2-2 oleh Perseru Serui.
Menyikapi krisis ini, Manajer Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar angkat suara.

Pria yang karib disapa Wa Haji Umuh itu mengaku mulai pesimis membicarakan tentang peluang dan target juara bagi Persinb Bandung.

Bacaan Lainnya

“Bukan tipis lagi, tapi tidak mungkin kita jadi juara, tidak mungkin. Kita target di setiap pertandingan dapat tiga poin, tapi apa boleh buat.

Biasanya kalau menit akhir selalu dirugikan, mereka seharusnya waspada, kita sulit,” kata Umuh di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Sabtu (24/11).

Pernyataan Umuh memang cukup realistis. Lantaran Persib hanya menyisakan dua laga sisa. Maung Bandung pun terpaut tiga poin dari Persija yang berada di posisi kedua dan empat poin dari pemuncak klasemen, PSM Makassar.

Apalagi Persib sudah melakoni laga pekan ke-32 laga. Sementara PSM Makassar dan dan Persija baru akan bermain hari ini dan besok. Melihat hasil tersebut, Umuh pun sedikit pesimis dengan target Persib bermain di kompetisi Asia.

“Sekarang juga agak pudar, pudar (main di AFC) ya. Meskipun sudah lumayan lah ada perubahan semalam, cuman Supardi cedera. Semoga dua kali lagi kita menang,” harap Umuh.

Meski begitu Persib masih bisa menjadi juara asalkan PSM dan Persija kalah dalam tiga pertandingan sisanya dan Persib memenangkan seluruh laga. Itu pun dengan catatan, Bhayangkara FC minimal hanya menang dalam dua laga terakhirnya.

Sementara itu, Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir mengaku, hasil imbang 2-2 melawan Perseru Serui menjadi penyebab mengapa Persib mulai menyerah dengan perburuan juara kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut.

“Sudah sulit untuk kita juara. Kita fokus (posisi) kedua atau ketiga saja. Posisi kedua masih ada harapan karena enam poin, tapi untuk pertama sulit,” aku Supardi.

Di sisi lain, Supardi menilai peluang Persib untuk meraih gelar juara sebenarnya masih cukup terbuka jika pada laga kontra Cendrawasih Jingga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (23/11), Persib mampu meraih kemenangan.

Namun nahas dalam laga pekan ke-32 itu, Maung Bandung harus mengubur asa juara untuk bisa mendekati PSM lantaran hanya mampu meraih satu poin saja.

“Ya sepak bola memang seperti itu. Terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai. Apa yang kita bilang mustahil, terjadi. Saya Bayangkan kemarin tinggal detik akhir,” katanya.

Namun tak ingin berlarut dalam kesedihan, pemain kelahiran Bangka itu pun menegaskan, Persib kini hanya ingin fokus ke dua laga sisa. Maung Bandung akan menghadapi Persela Lamongan dan Barito Putera.

“Yang penting tatap laga sisa dengan kemenangan karena kita, pemain, dan bobotoh pasti rindu kemenangan,” tandasnya.

 

(net)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan