BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Maling Ayam Dibogem Massa

×

Maling Ayam Dibogem Massa

Sebarkan artikel ini

CIKEMBAR – Pencuri ayam kampung, WN (56) menjadi bulan-bulanan warga setelah kepergok mencuri ayam di Kampung Cibarengkok, RT 4/10, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Jum’at (9/3). Polisi pun langsung mengamankan pelaku dan memberikan pembinaan kepada pria itu.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, WN merupakan warga Babakan Pari, Kelurahan/Kecamatan Cibadak. Sementara aksinya berhasil diketahui saat warga yang berjaga malam merasa curiga atas isi karung yang tengah dipikul pelaku. Kecurigaan warga semakin kuat, ketika pelaku langsung lari saat warga menghentikan dan akan memeriksa isi karung itu.

Bank bjb Tandamata

“Kejadiannya sekira pukul 02.30 WIB. Ketahuannya saat warga menanyai pelaku, dia ini malah lari. Saat dikejar, ternyata karung yang dibawa pelaku ini berisikan ayam kampung,” jelas anggota Linmas Desa Cimanggu, Doyok (50), warga Kampung Cikembang, RT 4/4, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar kepada Radar Sukabumi, Jumat (9/3).

Mengetahui bahwa isi karungnya hasil curian, lanjut Doyok, pelaku yang berhasil ditangkap warga itu akhirnya dihadiahi bigem mentah. Bahkan ia langsung menjadi bulan-bulanan warga setempat yang sudah merasa kesal karena hewan ternaknya kerap hilang. “Waktu itu saya langsung melapor ke polisi. Tak berapa lama, polisi langsung datang ke lokasi kejadian untuk menenangkan massa,” bebernya.

Kapolsek Cikembar, AKP I Djubaedi mengatakan, saat petugas tiba di lokasi kejadian, pihaknya langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. “Kami langsung mengamankan pelaku dan menegaskan kepada agar supaya tidak main hakim sendiri.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, kami langsung bawa pelaku ke Puskesmas untuk mengobati lukanya akibat diamuk massa. Setelah itu, kami langsung bawa pelaku ke Mako Polsek Cikembar,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat petugas melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, polisi menemukan ayam kampung sebanyak 10 ekor di dalam karung yang dibawa pelaku. “Semua ayam yang dijadikan barang bukti ini pada waktu itu juga langsung diberikan kepada warga yang merasa ayam ternaknya hilang,” imbuhnya.

Kepada polisi, WN mengaku telah mengambil ayam di kebun. Setelah itu, ia keliling dan memasukan ayam tersebut ke dalam karung. “Pelaku sudah kami pulangkan ke kampung halamannya. Kami hanya memberikan pembinaan terhadap pelaku agar tidak mengulanginya lagi,” pungkasnya. (cr13/d)